RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Catatan Siar » Antara Dua Hati

Antara Dua Hati

MitraFM.com- Saudaraku,

Orang-orang yang hatinya berpenyakit akan melahirkan akhlak yang buruk. Lebih parah dari itu imannya makin keropos dan melemah. Maka, setiap diri harus waspada dengan penyakit hati.

Sungguh, orang yang hatinya sakit akan lebih mudah berpikir buruk dan berperilaku buruk. Atas nikmat yang diperoleh saudaranya, ia iri dan dengki.  Padahal, iri hati dan dengki adalah ruang  yang menjadi pintu bagi syaitan masuk di hati manusia.

Jauhilah iri dan dengki kepada saudara muslim atas apapun yang dimilikinya, harta, anak-anak, pasangan hidup, dan lainnya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidak boleh dengki kecuali kepada dua orang. Iaitu orang yang diberi harta oleh Allah, kemudian membelanjakannya di jalan yang benar. Dan orang yang diberi hikmah oleh Allah, kemudian memutuskan persoalan dengannya dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)

Saudaraku,

Orang-orang yang hatinya sakit, ia jauh dari kelembutan, mudah marah dan keras. Ya, hatinya menjadi keras.

Ketika akal lemah, tinggallah hawa nafsu. Syaitan pun leluasa melancarkan serangannya, lalu mempermainkannya.

Ibnu Qudamah dalam Minhajul Qashidin menyebutkan bahawa Iblis pernah berkata, “Jika manusia keras hati, maka kami akan membaliknya sebagai anak kecil yang membalik bola.”

Saudaraku,

Sementara orang memperbaiki hati ia akan rajin ke majelis ilmu dan beramal shalih. Sungguh orang yang senantiasa peduli dengan hatinya hidupnya tenang, hatinya lapang, dan jiwanya pemaaf. Mereka gemar beramal shalih dan siap menjadi penyeru kebaikan.

Orang yang hatinya bersih akan peka dengan perbaikan diri, kian bertakwa dan menutupi setiap keburukan dengan amal shalih.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Bertakwalah kepada Allah di mana engkau berada, tindaklanjutilah kesalahan dengan kebaikan, nescaya kebaikan tersebut menghapus kesalahan tersebut, dan bergaulah dengan manusia lain dengan akhlak yang baik.” (HR. Hakim dan At-Tirmidzi).

Saudaraku,

Mereka yang hatinya bersih jauh dari prasangka buruk kepada saudara.

Allah Ta’ala berfirman:“Hai orang-orang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka. Sesungguhnya sebahagian prasangka itu adalah dosa. Dan janganlah kalian mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah sebahagian kalian mengejek sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya.” (QS. Al-Hujurat : 12).

Itulah perbedaan orang hatinya sakit dengan orang yang memperbaiki hati. Wallahu a’lam.

Baca Juga

Belajar Sehebat al Fatih

MitraFM.com– Dari sisi keshalihannya, Muhammad Al-Fatih disebutkan tidak pernah meninggalkan tahajud dan shalat rawatib sejak ...