RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Catatan Siar » Ciri – Ciri Kosmetik Pemutih Berbahaya

Ciri – Ciri Kosmetik Pemutih Berbahaya

MitraFM.com– Berbagai macam kosmetik yang beredar dipasaran dengan iming-iming hasil yang cepat tak jarang membuat konsumen tergiur lantas membeli dan menggunakannya. Saya pribadi, sebagai seorang wanita tidak memungkiri ingin memiliki kulit yang cantik dan cerah, tapi jadilah konsumen yang cerdas dalam memilih kosmetik. Semakin cepat memberikan hasil maka semakin waspadalah anda terhadap kandungan yang ada pada kosmetik tersebut. Berikut beberapa ciri kosmetik yang diklaim berbahaya dan mengandung merkuri :

1) Tidak berijin resmi BPOM

Meski produk yang berijin pun belum tentu cocok dikulit anda, namun produk yang sudah ada ijinnya dapat dipertanggungjawabkan keamanannya. Waspadai jika anda ditawari produk pemutih yang tidak terdaftar di BPOM dan tidak jelas dimana dan siapa yang memproduksi. Hal ini karena banyak industri rumahan yang nekat memproduksi kosmetik menggunakan bahan-bahan berbahaya seperti bubuk gamping, pewarna tekstil, krim anti nyamuk yang tentu saja akan berdampak buruk ke kulit kita.

2) Krim lengket dan campuran tidak solid

Krim pemutih yang berbahaya biasanya akan terasa lengket, dan saat mengoleskan diperlukan wajah yang dibasahi terlebih dahulu, supaya mudah diratakan. Krim ini biasanya dicampur dengan bedak, dan saat digunakan akan terasa kasar. Semakin lama anda menyimpannya, krim bermerkuri ini lama-lama akan berminyak, dan minyak akan terpisah dari krim. Biasanya warna minyak yang mencolok akan mengubah warna pot (tempat krim) dan sulit dihilangkan.

3) Memiliki bau yang tajam

Penggunaan pewangi memang masih banyak dilakukan perusahaan kosmetik. Namun, kosmetik pemutih yang memiliki wangi/aroma yang tajam justru perlu dicurigai. Biasanya produsen menggunakan lotion anti nyamuk/cairan minyak wangi sebagai campuran. Hal ini digunakan untuk menutupi bau campuran logam/merkuri pada krim. Jika anda menemukannya segera buang jauh-jauh dan jangan sekali-kali dicoba.

4) Krim berwarna mencolok

Selain bau yang kelewat wangi, krim juga memiliki warna yang mencolok. Biasanya untuk krim pagi berwarna oranye tajam seperti kulit jeruk atau berwarna putih mengkilat seperti mutiara (biasanya disebut krim walet). Sedangkan untuk krim malam biasanya berwarna kuning mencolok.

5) Krim terasa panas saat digunakan

Pada krim bermerkuri, biasanya akan terasa panas dan cekit-cekit luar biasa saat pertama kali digunakan. Waspadalah…biasanya penjual akan mengatakan itu adalah proses adaptasi, namun lama-lama dapat mengikis lapisan kulit anda dan jadi memerah.

6) Kulit cepat jadi putih tapi putih pucat

Namanya krim pemutih, tentu saja tugasnya memutihkan. tapi kulit putih yang dihasilkan bukanlah putih sehat yang cerah, melainkan putih pucat dan tidak segar. Jika anda semakin lama menggunakan krim tersebut lama-lama kulit putih pucat akan berubah menjadi keabuan.

7) Kulit merah saat kena matahari

Biasanya krim pemutih yang mengandung hidroquinon atau steroid dengan kadar tinggi akan menjadikan kulit kita sensitif terhadap panas matahari. Kulit akan menjadi merah dan meradang. Hal ini karena perlindungan alami kulit sudah terkelupas.

8) Memberi hasil dengan cepat

“Putih dalam dua minggu” , potongan tagline itu sudah tentu banyak bertebaran di iklan-iklan kosmetik. Waspadalah…pemutih alami yang aman tidak akan memutihkan dalam waktu kurang dari 1 bulan. Kosmetik yang aman akan memberi hasil maksimal setelah minimal tiga bulan pemakaian, jika dalam hitungan kurang dari satu bulan maka sudah tentu ada kandungan yang berbahaya, seperti hidrquinon, steroid yang tinggi (meskipun diijinkan untuk pengobatan jangka pendek), rhodamin B dan bahan kimia lainnya.

9) Memberikan efek ketergantungan

Menggunakan kosmetik memang sama dengan memberikan nutrisi pada kulit kita. Tapi apa jadinya jika anda lupa memakainya lantas kulit menjadi merah, meradang, dan gatal ? Itu tandanya anda telah ketergantungan. Krim yang baik tidak akan menimbulkan ketergantungan, paling jika anda tak memakainya, kulit hanya terlihat kusam biasa.

Semoga informasi diatas bermanfaat dan kita menjadi lebih waspada terhadap penyebaran kosmetik berbahaya.

 

 

Baca Juga

Biografi Singkat Mufassir

MitraFM.com– Sejatinya, ulama penulis tafsir al Qur’an begitu banyak. Setiap jaman selalu muncul ulama besar ...