RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Catatan Siar » Tegas dan Lembutnya Hati Umar Bin Khattab

Tegas dan Lembutnya Hati Umar Bin Khattab

MitraFM.com– Dunia mengenal Umar bin Khattab sebagai sosok tegas dan pemberani. Sejarah mengukir banyak  kisah ketegasan dan keberaniannya.

Tetapi Umar bin Khattab bukan hanya tentang sosok seperti itu. Terdapat kelembutan hati, zuhud atau kesederhanaan yang mencengangan yang dimiliki sosok mulia Umar bin Khattab. Ya, sebab sifat tegas tidak mengharuskan hilangnya sifat kelembutan, keduanya tak harus bertentangan. Masing-masing dibutuhkan untuk kesempurnaan pribadi mulia semacam Umar bin Khattab.

Umar bin Khattab yang dikenal tegas itu juga sekaligus sebagai orang yang sangat lembut hatinya. Beliau mudah meneteskan air mata karena takut kepada Allah. Hingga tampak jelas garis di wajah beliau bekas banyaknya menangis karena takut kepada Allah.

Umar adalah potret pemimpin yang sangat peduli dan  mengasihi rakyatnya ketika menjadi khalifah, dan berlaku lembut kepada mereka. Ketika menjadi khalifah, banyak kisah yang menunjukkan kelembutan hati beliau. Hatinya sangat tergerak ketika melihat berbagai keadaan yang mengusik kenyamanan rakyatnya. Bahkan beliau sering jaga malam untuk melihat langsung, apakah masih ada rakyatnya yang belum tersejahterakan. Dan kisan tentang hal ini tersebar dalam riwayat-riwayat yang shahih tentang beliau.

Maka jika kita memahami diri memiliki sifat tegas dan peka terhadap adanya penyimpangan, maka jangan hilangkan sisi kelembutan dalam dakwah dan pergaulan. Akan sangat indah ketika kelembutan  menjadi hiasan dalam keluarga yang dilukis dalam bingkai taat.

Rasulullah bersabda:

“Ketika Allah Azza wa Jalla menghendaki kebaikan pada sebuah keluarga, maka Allah akan memasukkan kelembutan atas mereka.” (HR. Ahmad)

Kelembutan juga menjadi sarana dakwah yang paling mudah. Karena manusia cenderung suka dihargai dan diperlakukan dengan lembut. Kelembutan Nabi dalam dakwah adalah contoh yang paling ideal untuk ditiru.

Begitupun ukhuwah akan terjalin indah ketika sesama muslim berlaku lembut dan saling menyayangi.

Gambaran indah tentang kelembutan dan ketegasan tercermin pada generasi pertama Islam. Umar bin Khattab adalah sosok yang padanya terkumpul sifat tersebut; tegas sekaligus lembut. Kedua sifat itu; tegas dan lembut dibutuhkan pada saatnya yang tepat. Ketika aturan agama dilanggar, maka sifat tegas harus ditegakkan. Adapun kelembutan sangat penting dalam dakwah dan menjalin ukhuwah islamiyah.

Al-Qur’an menggambarkan:  “Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama denganya adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka.” (QS. Al Fath: 29)

Semoga kelak akan muncul pemimpin seperti Khalifah Umar bin Khattab yang tegas dalam mendakwahkan Islam dan memerangi kezaliman atas umat muslim.

 

 

Baca Juga

Syahidah Pertama, Sumayyah binti Khayyat

MitraFM.com– Tauhidnya begitu teguh, sekeras baja.  Cahaya iman di hatinya tak pernah redup. Ia rela ...