RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Catatan Siar » Keutamaan Shalat Rawatib

Keutamaan Shalat Rawatib

MitraFM.com– Shalat rawatib adalah shalat sunnah yang mengiringi shalat wajib. Disebut qabliyah jika dikerjakan sebelum shalat wajib, dan disebut ba’diyah jika dikerjakan setelah shalat wajib.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa yang shalat dua belas rakaat pada siang dan malam, maka akan dibangunkan baginya rumah di surga.” Ummu Habibah berkata: “Saya tidak pernah meninggalkan shalat sunnah rawatib semenjak mendengar hadits tersebut.”(HR. Muslim)

Dari ‘Aisyah radiyallahu ‘anha, ia berkata:  Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa yang tidak meninggalkan dua belas (12) rakaat pada shalat sunnah rawatib, maka Allah akan bangunkan baginya rumah di surga, (yaitu): empat rakaat sebelum dzuhur, dan dua rakaat sesudahnya, dan dua rakaat sesudah maghrib, dan dua rakaat sesudah ‘isya, dan dua rakaat sebelum subuh”. (HR. At-Tarmidzi, An-Nasa’i )

Secara khusus Qabliyah shubuh memiliki keistimewaan dan keutamaan. Sebagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Dua rakaat sebelum shubuh lebih baik dari dunia dan seisinya”. Dalam riwayat yang lain : “Dua raka’at sebelum shubuh lebih aku cintai daripada dunia seisinya.” (HR. Muslim)

Adapun waktu pelaksanaan shalat rawatib diantaranya disebutkan qabliyah dikerjakan sebelum iqamah dikumandangkan.

Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Apabila iqamah shalat telah ditegakkan maka tidak ada shalat kecuali shalat fardhu.” (HR. Muslim)

Ibnu Qudamah berkata: “Setiap sunnah rawatib qabliyah maka waktunya dimulai dari masuknya waktu shalat fardhu hingga shalat fardhu dikerjakan, dan shalat rawatib ba’diyah maka waktunya dimulai dari selesainya shalat fardhu hingga berakhirnya waktu shalat fardhu tersebut.“

Sementara tempat paling utama mengerjakan shalat rawatib adalah rumah masing-masing.

Dari Ibnu Umar radiyallahu ‘anhuma berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Lakukanlah di rumah-rumah kalian dari shalat-shalat dan jangan jadikan rumah kalian bagai kuburan.” (HR. al Bukhari dan Muslim)

Bacaan surat pada shalat qabliyah dan ba’diyah tertentu juga disebutkan dalam beberapa sabda nabi.

Dari Abu Hurairah radiyallahu ‘anhu: “Bahwasanya rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pada shalat sunnah sebelum subuh membaca surat Al Kaafirun dan surat Al Ikhlas.” (HR. Muslim)

Dari Ibnu Mas’ud radiyallahu ‘anha, dia berkata: Saya sering mendengar Rasulullah shallalllahu ‘alaihi wa sallam ketika beliau membaca surat pada shalat sunnah sesudah maghrib:” surat Al Kafirun  dan surat Al Ikhlas.” (HR. At-Tarmidzi dan Ibnu Majah)

Demikian berbagai keutamaan dan pernih shalat sunnah rawatib, semoga Allah memberi kemudahan atas kita untuk mengerjakannya. Wallahu a’lam.

Baca Juga

Juara 1 di Kabupaten, Santriwati ini Melaju ke Hifdzil Quran Tingkat Propinsi

Juara 1 di Kabupaten, Santriwati ini Melaju ke Hifdzil Quran Tingkat Propinsi

MitraFM.com – Juara 1 di Kabupaten, Santriwati ini Melaju ke Hifdzil Quran Tingkat Propinsi. Torehan prestasi menjadi ...