RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Catatan Siar » Pengawet Alami

Pengawet Alami

MitraFM.com– Saat ini, mencari makanan yang bebas pengawet kimia cukup sulit. Namun, tak bisa disalahkan karena beberapa jenis makanan memang tidak tahan terhadap kondisi tertentu.

Meski begitu, menerapkan pola hidup sehat bukan sesuatu yang rumit. Anda bisa menggunakan tujuh bahan ini sebagai pengawet alami, yang tentu saja aman bagi kesehatan.

  1. Lemon
    Jeruk lemon mengandung vitamin C dalam jumlah tinggi yang mampu membunuh mikroorganisme perusak gizi makanan. Zat antioksidannya pun dapat mencegah oksidasi. Anda tinggal lumuri perasan lemon pada daging, ikan, dan sayuran sebelum dibekukan.
  2. Cuka
    Cuka mengandung kadar asam asetat yang tinggi. Terbuat dari fermentasi gula dan air, cuka umumnya digunakan untuk mengawetkan acar dan makanan kaleng, serta membunuh mikroba yang membuat makanan cepat busuk.
  3. Cengkeh
    Cengkeh telah dikenal sebagai rempah masyarakat Cina dan India yang mampu mencegah pertumbuhan jamur serta bakteri pada makanan.
  4. Kayu Manis
    Mengandung antioksidan yang tinggi, kayu manis memiliki aroma rempah khas. Tidak seperti lemon yang mampu membunuh banyak organisme buruk, kayu manis lebih spesifik mencegah pertumbuhan jamur.
  5. Garam
    Mikroorganisme yang merusak makanan cenderung tumbuh dalam air, tapi garam mampu menyerap air dan mencegah mereka tumbuh. Garam juga membunuh bakteri penyebab makanan basi.
  6. Gula
    Seperti garam, gula juga mampu mengawetkan makanan dengan menyerap kelebihan air dan mencegah pertumbuhan mikroorganisme. Itulah sebabnya mengapa selai dan jeli tidak basi setelah dibuka. Bahkan, campuran air gula dapat menyegarkan bunga dalam vas lebih lama.
  7. Minyak
    Minyak memperlambat proses oksidasi dan membuat mikroorganisme mati lebih cepat. Itulah sebabnya, makanan yang digoreng atau diolah dengan minyak lebih tahan lama.

Baca Juga

Juara 1 di Kabupaten, Santriwati ini Melaju ke Hifdzil Quran Tingkat Propinsi

Juara 1 di Kabupaten, Santriwati ini Melaju ke Hifdzil Quran Tingkat Propinsi

MitraFM.com – Juara 1 di Kabupaten, Santriwati ini Melaju ke Hifdzil Quran Tingkat Propinsi. Torehan prestasi menjadi ...