RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Catatan Siar » Bahaya Meninggalkan Shalat Lima Waktu

Bahaya Meninggalkan Shalat Lima Waktu

MitraFM.com– Shalat lima waktu adalah pokok dari perkara dalam islam.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Inti (pokok) segala perkara adalah Islam dan tiangnya (penopangnya) adalah shalat.” (HR. Tirmidzi )

Maka orang yang meninggalkan shalat berarti meninggalkan pokok agama Islam. Di dalam al Qur’an Allah ‘Azza wa Jalla mensifati orang yang meninggalkan shalat sebagai pengganti yang jelek dan akan menemukan kesesatan.

Allah subhanahu wata’ala berfirman : “Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan, kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal shalih.” (QS. Maryam: 59-60)

Orang yang meninggalkan shalat dimasukkan ke dalam neraka Saqar.

Allah subhanahu wata’ala berfirman : “Apakah yang memasukkan kamu ke dalam (neraka) Saqar?”,  Mereka menjawab: “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat,dan kami tidak (pula) memberi makan orang miskin,dan adalah kami membicarakan yang bathil, bersama dengan orang-orang yang membicarakannya,dan adalah kami mendustakan hari pembalasan,hingga datang kepada kami kematian.”

Dalam beberapa riwayat hadits disebutkan bahwa Rasulullah dengan tegas menyebut sebagai pembeda iman dan kufur.  Jabir menuturkan :  “Saya mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sungguh, yang memisahkan antara seorang laki-laki dengan kesyirikan dan kekufuan adalah meninggalkan shalat.” (HR. Muslim)

Pada riwayat yang lain, Abdullah bin Buraidah dari ayahnya radhiallahu anhu dia berkata:  “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:  “(Pemisah) di antara kami dan mereka (orang kafir) adalah meninggalkan shalat, karenanya barangsiapa yang meninggalkannya maka sungguh dia telah kafir.” (HR. Ahmad)

Dari Tsauban radhiyallahu ‘anhu beliau mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:  “Pemisah antara seorang hamba dengan kekufuran dan keimanan adalah shalat. Apabila dia meninggalkannya, maka dia melakukan kesyirikan.” (HR. Ath Thabariy )

Orang yang meninggalkan shalat lima waktu kata sahabat Umar bin Khattabtidak disebut Muslim. Beliau al Faruq radhiyallahu ‘anhu berkata : ”Tidaklah disebut muslim bagi orang yang meninggalkan shalat.”

Dalam riwayat yang lain Umar bin Khattab berkata :  “Tidak ada bagian dalam Islam bagi orang yang meninggalkan shalat.”

Perhatikan selalu shalat-shalat kita. Kokohkan agama dan jiwa kita dengan shalat. Semoga Allah berikan kekuatan atas kita mampu menjaga shalat lima waktu. Wallahu a’lam

Baca Juga

Makanan Pokok untuk Suku Anak Dalam

Makanan Pokok untuk Suku Anak Dalam

MitraFM.com – Makanan Pokok untuk Suku Anak Dalam. Hidup seperti orang pada umumnya tentu pilihan yang tidak ...