RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Catatan Siar » Bahaya Mempercayai Dukun

Bahaya Mempercayai Dukun

MitraFM.com– Di jaman modern, dukun dikesankan lebih ‘profesional’ dan dianggap profesi.  Masyarakat menjulukinya sebagai  orang pintar, paranormal atau bahkan supranatural, dan sebutan lainnya. Padahal hakekatnya tetaplah dukun.

Perdukunan bukan perkara baru. Di jaman Nabi SAW pun ada. Bagaimana islam memandang perdukunan?

Dukun Tidak Mengetahui Perkara Ghaib. Sungguh, dukun atau paranormal tidak mengetahui yang ghaib. Allah ta’ala berfirman : “Katakanlah; tidak ada yang mengetahui perkara gaib di langit maupun di bumi selain Allah.” (QS. an-Naml : 65)

Bahkan Nabi pun tidak menguasai perkara gaib.  Allah Ta’ala memerintahkan:  “Katakanlah (hai Muhammad); Aku tidak menguasai kemanfaatan dan kemudharatan atas diriku kecuali sekedar apa yang dikehendaki Allah, seandainya aku mengetahui perkara gaib niscaya aku akan terus bisa memperbanyak kebaikan dan tidak akan pernah tertimpa keburukan.” (QS. al-A’raaf : 188)

Rasulullah Melarang Mendatangi dukun

“Wahai Rasulullah, ada beberapa perkara yang dahulu biasa kami lakukan di masa jahiliyah, (di antaranya) kami sering mendatangi dukun.” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Janganlah kalian mendatangi dukun-dukun itu.” (HR. Muslim)

Rasulullah Shallallhu ‘alaihi wa sallam bersabda :  “Barangsiapa mendatangi dukun (lalu) menanyakan sesuatu kepadanya, maka tidak akan diterima shalatnya selama 40 hari.” (HR. Muslim)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang mendatangi dukun dan membenarkan apa yang dikatakannya maka sungguh dia telah kafir kepada wahyu yang diturunkan kepada Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.”(HR. al-Bazzar )

Dukun Hanya Kebetulan Benar

Ummuml Mu’minin Aisyah radhiyallahu’anha menceritakan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, :“Wahai Rasulullah, sesungguhnya para dukun itu dahulu menceritakan kepada kami suatu perkara dan hal itu benar-benar terjadi/sesuai dengan kenyataan.”  Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab:  “Itu adalah kebetulan saja, suatu kalimat yang haq telah dicuri oleh bangsa jin lalu dilontarkan ke dalam telinga kawannya (dari bangsa manusia) dan dia tambahkan seratus kedustaan padanya.” (HR. Muslim)

Berhati-hatilah dalam urusan perdukunan ini. Bahaya mengintai kita yang berakrab-akrab dengan mereka. Dalam suatu hadits Rasulullah mengingatkan:  “Bukan dari golongan kami, orang yang menentukan nasib sial dan untung berdasarkan tanda-tanda (benda) burung atau lainnya, (yang bertanya dan yang menyampaikannya), atau bertanya kepada dukun dan yang mendukuninya, atau yang menyihir dan yang meminta sihir untuknya.” (HR. Al-Bazzar)

Semoga Allah menjaga kita tadi budaya buruk percaya kepada ramalan dan dukun-dukun. Wallahu a’lam.

Baca Juga

Makanan Pokok untuk Suku Anak Dalam

Makanan Pokok untuk Suku Anak Dalam

MitraFM.com – Makanan Pokok untuk Suku Anak Dalam. Hidup seperti orang pada umumnya tentu pilihan yang tidak ...