RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Mitra Update
Home » Catatan Siar » Sifat-Sifat manusia dalam al Qur’an

Sifat-Sifat manusia dalam al Qur’an

MitraFM.com– Al Qur’an banyak berbicara tentang manusia, tabiat dan sifat sifatnya.  Allah ‘Azza wa Jalla menyebutkan dengan gamblang dalam firman-firmanNya. Gambaran yang sempurna disebut oleh Dzat Yang Sempurna yang menciptakan manusia dengan sempurna.

Allah Ta’ala menyebut bahwa manusia memiliki rasa takut dan khawatir.

Allah subhanahu wata’ala berfirman : “Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan,kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (Q.S Al-Baqarah : 155)

Manusia juga memiliki sifat selalu tergesa-gesa. Allah Ta’ala berfirman :“Dan manusia mendoa untuk kejahatan sebagaimana ia mendoa untuk kebaikan. Dan adalah manusia bersifat tergesa-gesa.:  (QS. Al-Isra’ : 11)

Dalam ayat yang lain Allah juga menyebutkan bahwa manusia memiliki kebiasaan suka membantah.

Allah Ta’ala berfirman : “Dia telah menciptakan manusia dari mani, tiba-tiba ia menjadi pembantah yang nyata.” (Q.S. an-Nahl :  4)

Manusia punya sifat mudah bersedih hati. Di dalam al Qur’an Allah menyebutkan : “Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin , siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah , hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak adakekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” (QS. Al Baqarah: 62)

Suka berlebih-lebihan juga disebutkan Allah di dalam al Qur’an ketika menyifati sifat manusia.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman : “Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat), seolah-olah dia tidak pernah berdoa kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya. Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan.” (Q.S Yunus : 12)

Manusia juga disebut mempunyai sifat pelupa. Ya, atas segala nikmat yang telah dianugerahkan kepadanya, ia sering lupa.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman : “Dan apabila manusia itu ditimpa kemudharatan, dia memohon (pertolongan) kepada Tuhannya dengan kembali kepada-Nya; kemudian apabila Tuhan memberikan nikmat-Nyakepadanya lupalah dia akan kemudharatan yang pernah dia berdoa (kepada Allah) untuk (menghilangkannya) sebelum itu, dan dia mengada-adakan sekutu-sekutu bagi Allah untuk menyesatkan (manusia) dari jalan-Nya. Katakanlah: “Bersenang-senanglah dengan kekafiranmu itu sementara waktu; sesungguhnya kamu termasuk penghuni neraka.” (QS.  Az-Zumar : 8 )

Sifat-sifat manusia yang disebutkan Allah di dalam al Qur’an adalah pengingat sekaligus pelajaran bagi kita. Ya, pengingat kita agar selalu waspada akan keburukannnya, dan pelajaran bagi kita agar tidak terjebak untuk melakukannnya. Wallahu a’lam.

Baca Juga

Geliatkan Ekonomi Produktif Pesantren

Geliatkan Ekonomi Produktif Pesantren

MitraFM.com – Geliatkan Ekonomi Produktif Pesantren. Tantangan yang sangat kasat mata bagi umat Islam saat ini adalah ...