BUS RAKSASA EROPA YANG BISA TERBANG
By admin on Nov 10, 2007 in INDONESIA BELAJAR- Kerjasama Mitra 97FM - ISTECS

Jika Abbas Ibn Firnas (810-887, Kordoba), Hezarfen Ahmet Celebi (1609-1640, Turki) dan Wright bersaudara (Wilbur, 1867-1912, dan Orville Wright, 1871-1948, Amerika Serikat) sekarang masih hidup, tentu mereka akan melompat kaget. Sebab, impian para perintis dan penemu pesawat ini, yakni agar manusia bisa terbang, kini bukan saja sudah terwujud. Pesawat modern bahkan sudah dipenuhi teknologi yang mungkin tak pernah mereka bayangkan sebelumnya.
Mandi di Udara
Ya, manusia kini pun bisa bermalam layaknya di hotel berbintang di udara. Penumpang dapat melakukan kegiatan sehari-hari dari mandi, tidur, bahkan menonton bioskop pun bisa dilakukan di dalam pesawat terbang.
Mengangkut hampir 1000 orang
Airbus (= Bus Udara) A380 superjumbo adalah pesawat terbesar di dunia yang pernah dibuat manusia. Dengan panjang 73 m dan berlantai dua di sepanjang badannya, si raksasa udara buatan Eropa ini memiliki lebar badan 6.60 m di lantai satu dan 5.94 m di tingkat dua.
Jika tata-letak tempat duduk diatur sebagai kelas ekonomi semua, pesawat ini mampu mengangkut 853 orang sekali terbang!
Dengan 4 buah mesin, burung besi berukuran „bongsor“ ini bisa menempuh jarak 15,200 km. Ini setara jarak antara New York – Hongkong untuk sekali terbang dan sekali isi bahan bakar.
Gemuk, tapi tidak rakus
Bus udara sebesar Airbus A380 terlihat rakus bahan bakar. Tapi nyatanya tidak. Kuncinya ada pada desain teknologi pesawat tercanggih yang menggunakan bahan ringan.
Bahan ini terbuat dari komposit, yakni bahan campuran, yang membentuk 25% bahan baku pesawat. Inilah yang menjadikan si bus udara raksasa hemat bahan bakar. Bahkan 17% lebih hemat daripada pesawat terbesar milik saingan abadinya dari Amerika Serikat, Boeing 747-400.
Ini berarti pula pengurangan gas karbondioksida yang dilepaskan sang pesawat. Tak heran jika Airbus A380 dikatakan sebagai pesawat terbang yang “hijau dan bersih“.
Bagaimana bisa terbang?
Pertanyaan baru akan muncul jika kita membayangkan pesawat sebesar superjumbo Airbus A380. Bagaimana bisa sebuah benda yang begitu berat dan besar bisa mengarungi angkasa dengan lincah dan gemulai bak seekor burung yang mengudara di ketinggian?
Agar bisa terbang, yang dibutuhkan adalah adanya thrust, yakni gaya yang mendorong atau menarik pesawat agar bergerak ke arah depan, yang lebih besar daripada drag, yakni gaya yang menghambat atau yang menahan gerak pesawat ke arah depan. Selain itu, lift, atau gaya yang mengangkat pesawat mesti lebih besar dibandingkan dengan gaya berat akibat gaya tarik bumi.
Perhitungan matematika dan teknologi pun semakin canggih. Ini memungkinkan pesawat besar seberat berton-ton mampu terbang berkat keberadaan mesin bergaya dorong sangat kuat dan teknologi bahan baku ringan. (Prio AdhiSetiawan & tim ISTECS on Air - 2007)
Sumber :
1. First bold attempt at flight.
http://www.1001inventions.com/index.cfm?fuseaction=main.viewBlogEntry&intMTEntryID=2735#32043
2. ‘Abbas Ibn Firnas. http://www.uh.edu/engines/epi1910.htm
3. First Flights. http://www.saudiaramcoworld.com/issue/196401/first.flights.htm
4. Green, Cleaner, Quieter, Smarter. http://www.airbus.com/en/aircraftfamilies/a380/index2.html#smarter
5. Airbus A380. http://en.wikipedia.org/wiki/Airbus_A380
6. How Airplanes Fly: A Physical Description of Lift, Level 3. http://www.allstar.fiu.edu/AERO/airflylvl3.htm
Nara sumber: Prio Adhi SetiawanEngineer & IT Coordinator IBK-Aero GmbH Co. KG, subcontractor and partner of Airbus Deutschland GmbH.
- S2, Technical University Munich, Computational Mechanics (COME), Germany
- S1, Teknik Sipil University of Indonesia, lulusan terbaik.


Bravo. Teruslah berkarya ..
wiwit | Nov 21, 2007 | Reply
Masya Allah, semoga amal kebaikan kru ISTECS menjadi teladan masyarakat utk bangkit dan berkarya nyata…. Aamiinnn, tetap semangat agar produktif !!!!
wawan | Nov 22, 2007 | Reply
Allahu Akbar, selamat bekerja semoga teman-teman di ISTECS senantiasa diberi kekuatan untuk terys berkarya
abd rochim | Nov 23, 2007 | Reply
Semoga dari orang-orang muslim yang bisa bekerja di teknologi tinggi ini akan tergugah untuk membuat sendiri pesawat-pesawat yang canggih. Sehingga kita umat muhammad, hamba terbaik Allah akan segera menemukan kejayaanya kembali. Amin-amin ya robbal alamin.
dhia | Dec 4, 2007 | Reply
cihuyyyyyyyyy ternyata ada ya umat islam yang ikut serta membuat pesawat segede itu. saya kira hanya orang 2 kafir aja.
nyonga | Dec 7, 2007 | Reply
yup aku salut tas karya2 oleh orang muslim. Smoga bsa bermanfaat bagi umat dan kejayaan Islam. Tetap semangaaaaaaaaaaaaaat
Boement_wonk | Dec 7, 2007 | Reply
harus terus belajar dan tingkatkan kualitas kita baik spritual, intelektual, moral dan mental tidak mudah menyerah
santrihidayatullah | Dec 8, 2007 | Reply