Fakta Baru Tentang Petir Terungkap

Sejumlah penelitian mengungkap keterkaitan petir dengan pelestarian hutan dan pembangunan kawasan perkotaan.

Pembangunan kawasan kota dapat meningkatkan keganasan petir di musim panas dibandingkan di wilayah terbuka di pedesaan. Demikian penelitian Alexandros A. Ntelekos, James A. Smith dan para insinyur di jurusan teknik dan ilmu terapan di Princeton University.

Pengkajian ini dilakukan terhadap kota Baltimore. Menurut pemodelan mereka, kota Baltimore mengalami 30% lebih banyak hujan dibandingkan jika ketika di wilayah kota tersebut tidak dibangun gedung sama sekali.

Data pengamatan menunjukkan bahwa selama badai tahun 2004, sejumlah bagian Baltimore mengalami sambaran petir yang jumlahnya dalam rentang 2 jam jauh lebih banyak dibandingkan yang biasanya dalam rentang 1 tahun. Menurut penelitinya, kebanyakan kilat selama tahun 2004 melingkupi sisi barat Baltimore dan Washington, D.C., hingga ke selatan. Seolah kilat tersebut merasakan keberadaan kota.

Ada sejumlah penjelasan yang mungkin yang mendasari fenomena ini, salah satunya adalah urban aerosol, yakni butiran-butiran pencemar udara perkotaan. Butiran pencemar udara ini dilepaskan oleh industri pabrik maupun kendaraan bermesin.

Dulunya, para ilmuwan berpandangan bahwa polusi udara seperti ini cenderung menghambat pembentukan hujan. Namun, peneliti asal Princeton University ini yakin bahwa pengkajian mereka mengarah ke kesimpulan sebaliknya. Dengan kata lain butiran-butiran pencemar udara kota ini meningkatkan curah hujan.

Petir melestarikan hutan ek

Petir di musim panas turut berperan melestarikan hutan pohon ek (oak tree) dari kepunahan, demikian Paul Drewa dan Sheryl Petersen, pakar biologi asal Case Western Reserve University.

Pasalnya kebakaran hutan di musim panas akibat sambaran petir ini mungkin menjadi sarana alam yang menghambat berkembangnya tumbuhan atau pohon lain yang dapat menghambat penyebaran pohon ek.

Tumbuhan maple merah dan tumbuhan lain mungkin masih dapat tumbuh pasca peristiwa kebakaran hutan di musim panas. Namun, pohon ek punya kelebihan karena kerusakan yang dideritanya lebih kecil. Ini lantaran jaringan akarnya yang lebih luas dan memiliki kemampuan lebih besar untuk menyimpan cadangan karbohidrat. Akar pohon ek juga memungkinkan stabilitas cadangan karbohidrat di musim apa pun. (Catur S, Hamburg -Jerman)

Post a Comment