Pemulangan Jamaah Haji Alami Keterlambatan

Dari 4 Kloter yang dijadwalkan mengawali pemulangan pada hari pertama kemarin hanya 3 yang berhasil meninggalkan bandara King Abdul Azis Jeddah sesuai dengan jadwal pemulangan.  Bahkan kloter pertama BPN mengalami penundaan hingga 16 jam.

Ketiga kloter tersebut masing-masing Kloter 1 Palembang , Kloter 1 Solo dan Kloter I Banda Aceh.. Sedangkan Kloter I Balikpapan yang dijadwalkan take off dari Bandara King Abdul Azis Jeddah pada pukul 12.00 WAS tertunda hingga 04.00 WAS.


Ketua Kloter I BPN yang mengalami keterlambatan 16 jam Drs.M. Basri ketika ditemui MCH hotel transito Jeddah mengatakan, pada awalnya kurang mau menerima penundaan tersebut, namun setelah dijelaskan oleh pihak Garuda maka seluruh jemaah mengerti dan menerima demi kesalamatan bersama.

Menyinggung jumlah anggota kloter, M.Basri dengan spontan mengatakan sangat bersyukur karena seluruh anggota kloternya dalam keadaan utuh dan sehat sejak berangkat dari tanah air hingga menjelang kepulangan.

Sementara itu Ketua Kloter I Solo Ahmad Agus Salim yang ditemui di Bandara King Abdul Azis Jeddah mengatakan jumlah anggota kloternya sudah tidak utuh karena dua diantaranya meninggal dunia karena sakit.

Menurut Ahmad Agus Salim, Kadholri meninggal karena menderita sakit kanker ganas namun sempat disapari wukufkan sehingga meninggal dalam status sebagai haji.. Sedangkan ibu Sulasmi meninggal karena muntah darah di Jeddah sekitar pukul 08.00 WAS atau 12.00 WIB kemartin beberapa saat sebelum meninggalkan hotel transito menuju Bandara King Abdul Azis Jeddah.

Hari ini jumlah kloter yang akan di[pulangkan ketanah air sebanyak 13 Kloter 9 kloter dengan Pesawat Garuda dan 4 Kloter menggunakan Saudi Air Lines. (Pinmas Depag)

Post a Comment