Perbankan Syariah Jadi Fokus Utama Agenda BI

Bank syariah menjadi salah satu agenda nasional ekonomi yang dibahas dalam Bankers Dinner yang diadakan Jumat (18/1/2008) malam di Gedung Bank Indonesia (BI).
Untuk itu, Bank Indonesia (BI) memiliki langkah untuk mengembangkan perbankan syariah tersebut.

Adapun langkah-langkah dalam pengembangannya, yakni dengan memberikan insentif untuk menarik investor baru. Kedua, melakukan sosialisasi perbankan syariah secara insentif, bukan hanya untuk memberi pengetahuan, tetapi juga memberitahukan ke masyarakat untuk menggunakan perbankan syariah.

“Kita juga akan melakukan pembinaan pendamping usaha mikro kecil (UMK) dan account officer bank syariah untuk meningkatkan kemampuan sektoril. Sehingga, bisa memperkuat permintaan pembiayaan perbankan syariah,” ujar Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abddulah, dalam pidatonya.

Langkah selanjutnya, memperluas keterlibatan perbankan syariah terhadap pemerintah. Serta menyelesaikan dikeluarkannya amandemen yang mendukung akselerasi pengembangan perbankan syariah, seperti UU pajak, UU perbankan syariah, dan UU Sukuk.

Kemudian, BI juga mengetengahkan inisiatif dibidang sistem pembayaran. “BI melihat perlunya sistem pembayaran nasional yang sesuai dengan internasional best practice,” tukas Burhanudin.

Terkait itu, BI akan meningkatkan kualitas dan pelayanan yang disediakan oleh sistem Bank Indonesia Government Electronic Banking (BIG-eB). Di mana, sistem ini diadakan untuk mendukung monitoring transaksi keuangan pemerintah pusat agar lebih efektif dan efisien.

Setelah itu, barulah adanya inisiatif di bidang sektor riil. Perbaikan daya saing daerah merupakan kunci untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015, karena itulah BI melihat pentingnya untuk mempertajam peran kantor-kantor BI (KBI) di daerah.

“Peran KBI ini dimaksudkan untuk percepatan pembangunan ekonomi daerah dan pengendalian inflasi di daerah. Pada tahap pertama, BI akan segera membuka di Banten dan Gorontalo, serta membuka kembali KBI di Tegal dan Pematang Siantar,” ujar Burhanudin Abdulah, ketika membuka acara pada pukul 20.30 malam. (okezone)

Post a Comment