Televisi Sumbang 62 Persen Kekerasan Anak

Sekjen Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait mensinyalir ada 3 hal yang mempengaruhi kekerasan yang dilakukan anak-anak, yaitu televisi, lingkungan sekolah, dan lingkungan rumah.

“Televisi menyumbang 62 persen terhadap tindakan kekerasan anak,” kata Arist  di Jakarta, Minggu (20/1/20008).

Aris mengatakan dari 2380 tayangan 13 televisi setiap harinya, mulai sinetron, iklan, dan lainnya sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak.

“Mereka sering meniru dan mengimitasi tindakan kekerasan dari televisi dan mempraktekkannya dalam kehidupan mereka,” jelasnya.

Selain televisi, lingkungan di rumah juga berpengaruh terhadap kekerasan anak. Pendisiplinan atau perlakuan menampar, memukul di depan mereka, sangat cepat ditangkap, kemudian ditiru.

Begitu juga di sekolah.  Seringkali guru atau pengajar mempraktekkan kekerasan terhadap anak atas nama disiplin. “Seperti mencubit, menjewer, menampar dan lain-lain. Ini berpengaruh buruk terhadap anak,” pungkasnya. (okezone)

Post a Comment