Pasukan Garuda XXIII Temukan Bunker Hizbullah
By admin on Jan 22, 2008 in MITRA UP DATE- Berita Terkini Mitra 97FM
Setelah menemukan 17 roket dan mortir, kali ini Kontingan Garuda (Konga) XXIII-B menemukan beberapa bunker misterius dan lubang persembunyian. Diduga bunker ini akan digunakan untuk basis pertahanan perang melawan Israel.
Keberhasilan penemuan bunker ini mencuat saat Komandan Satgas Yon Mekanis TNI Konga XXIII-B Letkol Inf A M Putranto, S.Sos menyampaikan paparannya kepada Brigjen Sanjuan Martinez Komandan Sektor Timur UNIFIL dan calon penggantinya, Brigjen Garcia Sanchez dari Spanyol saat mengunjungi Markas Konga XXIII-B di Taalt Kasaaf, Lebanon Selatan pada Senin (21/1).
Demikian tertulis dalam rilis yang diterima okezone dari Perwira Penerangan Satgas Yon Mekanis TNI Konga XXIII B/UNIFIL Kapten Chb Sandy M. Prakasa, S.Ikom melalui email, Selasa (22/1/2008).
Penemuan kali ini murni merupakan buah kejelian Tim Recce (Pengintaian -red) Konga XXIII-B saat melakukan patroli di daerah Az Ziqqiyah yang letaknya berdekatan dengan Sungai Litani, sungai yang membelah antara Lebanon Utara dan Selatan.
Tidak main-main, tim yang dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Intelijen ini berhasil menemukan dua bunker dan beberapa lubang persembunyian sekaligus. Setelah melakukan observasi ke sekitar lokasi penemuan dan diyakini aman, tim memutuskan untuk masuk ke dalam bunker. Tak dinyana, bunker yang kelihatannya kecil di bagian luar ternyata berbeda saat berada di dalamnya, sungguh lega dan luas, cukup untuk dimasuki sekitar 20 orang.
Bahkan ditemukan beberapa bekas bungkus penutup roket, kabel listrik untuk generator, jaring samaran tempat dan beberapa kasur. Ini menguatkan dugaan bunker ini pernah dan kemungkinan akan digunakan lagi oleh milisi Hizbullah apabila Israel melakukan penyerangan lagi.
Berdasarkan data yang didapat dari Perang 34 hari antara Hizbullah dengan Israel, diketahui bahwa daerah perbukitan dan pegunungan yang tersebar di wilayah selatan Lebanon merupakan basis pertahanan dan penyerangan milisi Hizbullah terhadap pasukan Israel dan wilayahnya.
Begitu banyaknya serangan yang dilancarkan Hizbullah saat itu dari tempat-tempat yang tersembunyi, khususnya serangan roket ternyata mampu membuat pihak Israel kewalahan. Belajar dari pengalaman keberhasilan tersebut, dewasa ini ditengarai milisi Hizbullah sedang melakukan konsolidasi kekuatan di wilayah utara Sungai Litani termasuk diantaranya dengan membangun bunker-bunker dan lubang persembunyian.
Menurut informasi yang berkembang di kalangan UNIFIL, hal ini dilakukan Hizbullah guna mengantisipasi kemungkinan serangan Israel yang dapat terjadi kapan saja sebagai wujud aksi pembalasan terhadap kerugian yang diderita Israel selama perang tersebut.
Terkait kunjungan kedua jenderal Spanyol ini ke Markas Konga XXIII-B UN Posn 7-1, terutama bertujuan untuk mendapatkan informasi dan gambaran tentang situasi dan kondisi terkini wilayah misi Perdamaian PBB di Lebanon Selatan, khususnya di Area Operasi Indobatt (Indonesian Battalion). Hasil kunjungan ini selanjutnya sebagai bahan masukan, khususnya bagi Brigjen Garcia Sanchez yang akan menjadi Komandan Sektor Timur yang baru menggantikan Brigjen Sanjuan Martinez pada bulan Maret mendatang.
Menanggapi hasil-hasil yang dipaparkan Dansatgas, kedua jenderal ini merasa puas dan mengakui profesionalisme prajurit Konga XXIII-B. Bahkan pada kesempatan itu, Brigjen Sanjuan Martinez berkenan mengapresiasikan kesannya tersebut dalam bentuk tulisan kepada Kontingen Indonesia sebagai berikut :
“As Commander of Sector East, I am very proud to command a Battalion from the important country. They are the brave warriors of one of the largest country in the world”.
Sebagai informasi tambahan, Brigjen Garcia Sanchez sebelumnya pernah bertugas pula sebagai Komandan Sektor Timur UNIFIL yang pertama. Beliau sangat terkesan dengan penampilan Kontingen Indonesia terdahulu dan Ia yakin Kontingen Indonesia saat ini dapat berprestasi melebihi pendahulunya. (okezone)



Post a Comment