Warga Gaza Buru Makanan di Mesir

Puluhan ribu warga Palestina berusaha menerobos perbatasan Jalur Gaza memasuki Mesir. Mereka melewati dinding perbatasan kedua wilayah sepanjang malam. Warga Palestina itu sengaja keluar daerah untuk membeli makanan dan bahan bakar.
Seperti diketahui, saat ini Gaza lumpuh akibat penutupan semua titik penyeberangan perbatasan menuju Jalur Gaza sejak Kamis 17 Januari. Israel memberlakukan blokade atas dasar serangan roket yang terus terjadi dari Jalur Gaza ke wilayah Israel. Akibatnya, pasokan listrik dan bahan bakar ke Gaza terputus.

Diberitakan CNN, Rabu (23/1/2008), pasukan keamanan Mesir menggunakan meriam air untuk menghalau warga Gaza.

Eksodus warga Gaza itu dimulai sejak pukul 02.00 dini hari tadi, ketika suara ledakan terdengar saat itu. Sedikitnya enam lubang terlihat menganga di tembok perbatasan itu. Di bagian lain, gulungan baja telah terpotong. September 2005 silam, perbatasan Gaza-Mesir ditutup.

Diberitakan sebelumnya, Dewan Keamanan PBB mulai melangsungkan sidang darurat untuk membahas krisis kemanusiaan di Jalur Gaza yang dipicu blokade Israel.

DK PBB yang beranggotakan 15 negara ini bersidang pada pukul 10.00 waktu setempat, kemarin, (pukul 22.00 WIB) atas permintaan duta-duta besar negara Arab di PBB dan 57 negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI).

Putusan menggelar sidang darurat ini ditentukan dalam rapat konsultasi tertutup sehari sebelumnya saat merebaknya kecaman internasional atas “hukuman kolektif” pada 1,5 juta penduduk Gaza oleh Israel. (okezone)

Post a Comment