Puluhan Santri Krapyak Terserang Chikungunya

Wabah Chikungunya menyerang pondok pesantren (ponpes) di Krapyak, Bantul, Yogyakarta. Puluhan santri dan pengajar Ponpes Al Munawir dan Ponpes Krapyak, di Dusun Krapyak, Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, dalam kurun waktu sepekan terakhir diserang penyakit itu.

Akibatnya, mereka tidak bisa melaksankan proses belajar mengajar. Akibat serangan Chikungunya ini, ativitas belajar-mengajar di kedua ponpes tersebut hanya berjalan 60 persen.

Wabah chikungunya tidak saja menyerang santri maupun pengajar di dua ponpes, namun juga telah menjalar ke warga yang berada di sekitar ponpes tersebut.

Chikungunya adalah irus yang isebarkan oleh gigitan nyamuk dari spesies Aedes aegypti. Penyakit ini pertama sekali dicatat di Tanzania, Afrika pada tahun 1952. Tahun 2001 pernah menyerang Aceh dan Bogor tahun 2001.

Penyakit ini tak menimbulkan kematian. Namun korban tiba-tiba demam mendadak yang mencapai 39 derajat C, dan nyeri pada persendian terutama sendi lutut, pergelangan, jari kaki dan tangan serta tulang belakang yang disertai bintik-bintik kemerahan pada kulit. [caklis]

Post a Comment