Tiap 1.000 Kelahiran terdapat 307 Ibu Meninggal

Tiap 1.000 angka kelahiran di Indonesia terdapat sekitar 307 ibu melahirkan meninggal dunia, sebagai akibat dari sekitar tiga permasalahan sedang dihadapi bangsa ini.
“Tiga masalah itu menyangkut tentang pendidikan, kesehatan, kemiskinan,” kata Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI, Sugiri Syarief, di Manado, Kamis.

Dalam acara memperingati “Hari Kesatuan Gerak PKK ke-35 dan Pembukaan Rakerda BKKBN Propinsi Sulut”, Sugiri mengatakan, pendidikan kaum perempuan masih jauh dari harapan karena didominasi setingkat sekolah dasar.

Begitu juga keadaan kesehatan kaum perempuan masih perlu ditingkatkan melalui pemberian gizi seimbang , sehingga disaat sedang hamil siap menghadapi kelahiran anaknya.

Mengenai kemiskinan, secara nasional masih besar terbilang cukup besar, walaupun dewasa ini melalui berbagai program pemerintah telah terjadi penurunan walaupun baru sedikit.

Menghadapi permasalahan tersebut, Sugiri mengajak tim penggerak PKK Sulawesi Utara bersama segenap lapisan masyarakat di daerah itu meningkatkan pelaksanaan program keluarga berencana nasional.

Melalui program tersebut kita tingkatkan pendidikan, kesehatan keluarga serta terus memerangi kemiskinan lewat berbagai kegiatan usaha-usaha ekonomi produktif, kata Sugiri.

Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Sulut, Freddy H Sualang, ketika membuka acara tersebut, mengatakan, buatlah program secara rasional dan realistis agar bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Acara tersebut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Propinsi Sulut, D Sarundajang-Tambuwun, Kepala BKKBN Propinsi Sulut, Dra Mike Sangian, para pengurus Tim Penggerak PKK se kota/kabupaten se Sulut, para pejabat BKKBN Sulut serta para penyuluh keluarga berencana dan undangan lainnya. (Inilah)

Post a Comment