Pebisnis Denmark Merugi Akibat Kartun Nabi

Produsen makanan terbesar di Denmark, Arla Foods, memprediksi pihaknya tahun ini akan merugi hingga USD274 juta akibat boikot yang dilakukan warga Timur Tengah terkait pemuatan kembali kartun Nabi Muhammad.
“Ini saat di mana kami mengalami titik balik terendah dari apa yang kami perkirakan akan terjadi tahun ini. Namun, kami sama sekali tidak melakukan apa-apa untuk mengantisipasinya,” jelas juru bicara Arla Foods Theis Broegger, Selasa (8/4/2008).

Konsumen produk pangan Denmark sebagian berasal dari negara muslim. Namun sayangnya, media-media setempat tidak mempertimbangkan hal itu ketika memuat kartun Nabi.

Boikot produk Denmark ini sudah dilakukan warga muslim sejak Februari lalu. Gambar kartun yang menyulut amarah penduduk muslim penjuru dunia itu menampilkan sosok Nabi Muhammad yang kepalanya ada sebuah bom. Kartun ini pertama kali dipublikasikan pada 2005. (sindo/jri)

Post a Comment