Membiasakan Sarapan Pagi

Sarapan pagi bagi sebagian orang mungkin tidak menjadi hal penting. Bahkan tidak sedikit di antara kita yang melewatkan ritual pengisian energi di pagi hari ini.
Tidak dipungkiri juga, sejuta alasan Anda miliki untuk tidak sarapan, seperti “Saya tidak punya waktu”, atau “Saya tidak lapar di pagi hari”.

Seorang ahli diet Amerika, Beth Bence Reinke mengatakan bahwa kebiasaan tidak sarapan pagi adalah hal buruk. Sarapan pagi sangat besar manfaatnya untuk kesehatan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarapan pagi yang sehat memiliki sejumlah manfaat, yaitu membantu mengurangi risiko terkena obesitas. Orang yang rutin sarapan pagi cenderung lebih langsing dari pada orang yang jarang sarapan.

Selain itu, sarapan juga membantu metabolisme tubuh. Secara tidak langsung, sarapan adalah proses berbuka puasa, setelah semalaman organ tubuh beristirahat. Metabolisme tubuh kita melambat selama tidur. Menghindari sarapan, sama saja memperpanjang waktu istirahat metabolisme tubuh sehingga tubuh akan terasa lemas.

Sarapan yang teratur bagi anak-anak, mempengaruhi kemampuan akademik dan fungsi psikoogisnya, serta daya ingat. Singkat kata, dalam keadaan lapar, kita tidak bisa bekerja dan belajar dengan baik.

Sarapan juga menjamin asupan nutrisi bagi tubuh. Mulai dari serat, vitamin dan mineral dan kalsium.

Hal penting dari sarapan adalah, Anda memberi contoh yang baik bagi anak-anak.

Ada banyak jenis sarapa yang bisa Anda buat setiap harinya. Buah-buahan, yang bisa dijadikan jus, atau menyantap buah segar dan buah kalengan adalah pilihan baik untuk sarapan.

Selain itu, Anda juga bisa meminum segelas Susu, yogurt, atau memakan keju rendah lemak

Bila Anda enggan menyanbtap nasi pada pagi hari, ada jenis karbohidrat yang juga baik bagi tubuh, seperti roti, sereal berserat, kentang bakar dan kentang rebus.

Sedangkan untuk protein bisa didaptakan dari telur, ayam, dan daging.

Tidak ada salahnya bila sejak saat ini Anda memulai pagi yang cerdas dengan memilih sarapan sebelum beraktivitas sepanjang hari. (Tiara Anisa)

Post a Comment