Penumpang Bus Jadi Korban Pembiusan

Seorang pria tanpa identitas yang diperkirakan berumur 55 tahun diduga menjadi korban pembiusan saat dirinya menumpang bus umum jurusan Probolonggo-Muncar, Banyuwangi.
Pria tersebut terpaksa diturunkan oleh seorang kondektur bus bernopol N7601UR di Terminal Sritanjung, Ketapang, Banyuwangi. Saat diturunkan dari bus, dia sudah dalam keadaan tidak sadar.

Menurut Udik Sukadani, salah seorang petugas Pos Jaga Dinas Perhubungan (Dishub) di Terminal Sritanjung, pria tersebut diturunkan dari bus Selasa (22/4/2008) siang tadi. Matanya tampak sayu dan pandangannya kosong serta mulutnya menganga.

Petugas kemudian mencoba mencari identitas pria tersebut namun tidak menemukannya. Petugas hanya menemukan sebuah tempat handphone yang sudah kosong.

“Yang ada hanya tempatnya saja, nggak tahu handphone-nya dimana?,” ujar Udik.

Diperkirakan handphone korban diambil pelaku pembiusan. Udik menambahkan bahwa kondektur bus sempat mengatakan kalau pria itu naik dari Kec Panji, Kab Situbondo. Dia dititipkan oleh seseorang yang mengaku sebagai anaknya.

Kondektur bus diminta untuk menurunkan pria itu di Terminal Sritanjung. Kondektur bus juga menitipkan barang bawaan pria tersebut berupa satu kardus kecil yang berisi kerupuk mentah dan petis.

Kasus kriminal dengan modus pembiusan memang beberapa kali terjadi di kawasan jurusan Situbondo-Banyuwangi. Menurut Hairul, salah seorang kawan Udik, dirinya sudah beberapa kali mengetahui kejadian serupa. Kondisi yang dialami korban juga hampir serupa. (Ishomuddin)

Post a Comment