Palestina peringati ‘bencana’

Rakyat Palestina mengenang pembentukan negara Israel pada tahun 1948 dengan serangkaian pawai dan unjuk rasa.

Lebih dari 700.000 warga Palestina terusir atau meninggalkan rumah mereka pada tahun 1948, ketika berlangsung perang yang berakhir dengan pernyataan kemerdekaan Israel.

Suara sirene dibunyikan di wilayah-wilayah Palestina untuk menandai mengheningkan cipta dua menit bagi orang-orang yang terusir.

Acara peringatan ini dilangsungkan pada hari kedua lawasan Presiden AS George Bush ke kawasan tersebut, antara lain untuk menghadiri upacara perayaan hari jadi Israel dan untuk mendorong pembicaraan damai.

Mahmoud Abbas mengatakan dalam pidato yang disiarkan di televisi: “Ada dua bangsa yang hidup di tanah tercinta ini - yang satu merayakan kemerdekaannya dan yang lainnya merasakan penderitaan dari Nakba.”

Dia menambahkan: “Kami memperingati hari ini bukan untuk menghibur diri kami sendiri tetapi untuk mengenang perjuangan panjang rakyat Palestina, yang luka dan penderitaannya tidak mengalangi kami bangkit.”

Rakyat Palestina akan menandai 60 tahun al-Nakba dengan berpawai ke pos-pos pemeriksaan militer Israel di Tepi Barat dan berunjukrasa di kompleks kantor presiden Otorita Palestina di Ramallah.

Di Kota Gaza, kelompok Jihad Islam akan menyelenggarakan pawai dengan 500 siswa sekolah yang mengenakan seragam militer.( *BBC )

Post a Comment