Buku Pelajaran Akan Naik Hingga 30 Persen

Para orang tua jangan kaget jika tahun ajaran baru nanti kebutuhan sekolah anak makin mahal. Pasalnya Ikatan Penerbit Indonesia akan menaikkan harga buku pelajaran hingga 30 persen. Para penerbit mengaku harga buku Indonesia termahal di dunia karena banyaknya pajak yang membebani penerbit.

Dengan kondisi ini, warga miskin akan makin sulit mendapat buku. Listiani, misalnya. Keinginan untuk terus belajar murid Sekolah Dasar Cikini Jakarta Pusat ini dihadang dengan keterbatasan orangtua hanya petugas kebersihan yang tak bisa memenuhi buku pelajaran yang harganya terus melambung berkejaran dengan mahalnya kebutuhan pokok. Untuk menyiasatinya, buku bekas jadi harapan.

Anak seperti Listiani saat ini jumlahnya ribuan yang senantiasa bermimpi bisa sekolah dengan buku buku murah. Tapi harapan hanyalah sebuah impian. Sebab harga buku terus meroket. Moto buku adalah jendela ilmu sepertinya menjadi paradoks di tengah minat baca yang masih rendah dan keinginan membaca justru dihadang sulitnya mendapat buku murah.(*Lip6/exc/mitra)

Post a Comment