Tiga Orang Tewas Saat Berwisata di Malang
By eko on Nov 2, 2008 in MITRA UP DATE- Berita Terkini Mitra 97FM
Malang: Dua warga Kota Malang dan seorang warga Kabupaten Lumajang dilaporkan tewas saat berwisata di dua tempat berbeda di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur. Dua orang tewas saat melakukan wisata olahraga jetski di perairan Bendungan Sutami, seorang lagi tewas diseret ombak di Pantai Sendangbiru.
Bambang Sulaiman, 44 tahun, dan Gatot Asmari, 55 tahun, dilaporkan tenggelam saat bermain jetski di perairan Bendungan Sutami atau Bendungan Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Sabtu (1/11) sore. Bambang adalah pemilik Pabrik Rokok Dolar Mandiri, sementara Gatot pengusaha transportasi Bus Zena.
Kepala Kepolisian Sektor Sumberpucung Ajun Komisaris Polisi Agus Priyono mengatakan Bambang dan Agus tidak menggunakan pelampung saat mengendarai jetski. Keduanya terlempar dan kehilangan keseimbangan saat bermanuver di utara bendungan yang diresmikan penggunaannya pada 2 Mei 1972 itu.
Berdasarkan keterangan petugas Perusahaan Umum Jasa Tirta I, polisi mengetahui bahwa areal utara terlarang bagi segala bentuk kegiatan olahraga apa pun karena di areal itu terdapat palung yang berlumpur dengan kedalaman 40 meter.
“Informasi yang kami terima kedua korban terlempar dan tenggelam saat berlangsung hujan deras,” kata Agus lewat telepon, Minggu (2/11) petang.
Gatot sempat diselamatkan warga tapi meninggal di Puskesmas Sumberpucung. Sedangkan jenazah Bambang belum ditemukan hingga sekarang dan masih dicari petugas search and rescue (SAR) Brigade Mobil Ampeldento.
Polisi masih mengumpulkan keterangan dari para saksi untuk keperluan penyelidikan. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa dua buah jetski. “Semua untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang sebenarnya,” kata Agus.
Seorang korban lagi diindentifikasikan bernama Legimin dari Kabupaten Lumajang. Legimin hilang terseret ombak saat berwisata bersama teman-temannya di Pantai Sendangbiru, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Minggu (2/11) siang.
Tim SAR gabungan masih mencari jenazah Legimin. Menurut Ketua Malang Selatan Rescue Bambang Siswanto, pencarian dihentikan karena cuaca buruk yang ditandai dengan ombak besar dan angin kencang. “Lagi pula ada hujan,” kata Bambang. (abd/tmp)



Post a Comment