<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Mitra FM - Inspirasi Keluarga Anda</title>
	<atom:link href="http://mitrafm.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mitrafm.com</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<pubDate>Fri, 03 Jul 2009 02:32:30 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language></language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Xylitol Bantu Jaga Kesehatan Gigi Anak</title>
		<link>http://mitrafm.com/2009/07/xylitol-bantu-jaga-kesehatan-gigi-anak/</link>
		<comments>http://mitrafm.com/2009/07/xylitol-bantu-jaga-kesehatan-gigi-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2009 02:30:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Headline]]></category>

		<category><![CDATA[Mitra Update]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mitrafm.com/?p=3322</guid>
		<description><![CDATA[PERMEN menjadi salah satu camilan favorit anak. Kini, ada permen yang mengandung xylitol yang berdampak baik bagi anak. Nah, orangtua kini bisa lebih tenang memilih permen menjadi salah satu camilan.
Dokter gigi dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, Drg Peter Andreas MKes, mengatakan bahwa sangatlah penting untuk merawat kesehatan mulut, gigi, dan gusi sejak usia dini.
&#8220;Cara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h5><strong><strong><a href="http://mitrafm.com/wp-content/uploads/2009/07/lun5tsrvtb.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-3321" title="lun5tsrvtb" src="http://mitrafm.com/wp-content/uploads/2009/07/lun5tsrvtb.jpg" alt="lun5tsrvtb" width="244" height="200" /></a>PERMEN</strong> </strong>menjadi salah satu camilan favorit anak. Kini, ada permen yang mengandung xylitol yang berdampak baik bagi anak. Nah, orangtua kini bisa lebih tenang memilih permen menjadi salah satu camilan.</p>
<p>Dokter gigi dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, Drg Peter Andreas MKes, mengatakan bahwa sangatlah penting untuk merawat kesehatan mulut, gigi, dan gusi sejak usia dini.</p>
<p>&#8220;Cara merawat kesehatan gigi anak, salah satunya adalah dengan memperhatikan apa yang dikonsumsi,&#8221; tandas Peter saat menjadi pembicara seminar meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya merawat kesehatan mulut, gigi, dan gusi sejak dini di Jakarta, beberapa waktu lalu.</p>
<p>Peter menuturkan, mulut merupakan salah satu sumber awal masuknya bakteri dan kuman-kuman yang dapat mengganggu kesehatan seluruh tubuh. Untuk menjaga kesehatan seluruh tubuh, haruslah diawali dengan menjaga kesehatan mulut, termasuk di dalamnya gigi dan gusi.</p>
<p>&#8220;Mengonsumsi xylitol bisa menjadi alternatif untuk merawat kesehatan gigi, karena banyak kandungan yang baik di dalamnya terutama untuk kesehatan,&#8221; tutur Peter pada saat pembukaan seminar tersebut di SDN 01 Menteng, Jl Besuki No 6, Menteng, Jakarta Pusat.</p>
<p>Xylitol adalah pemanis alami yang terdapat dalam sayuran dan buah seperti kembang kol, wortel, bayam, stroberi, plum dan bahkan dihasilkan oleh metabolisme glukosa normal tubuh manusia.</p>
<p>Kandungan xylitol dalam tubuh berkisar antara 0,03-0,06 mg per 100 ml. Secara komersial xylitol diekstraksi dari serat batang pohon White Birch yang banyak tumbuh di Finlandia.</p>
<p>&#8220;Salah satu cara yang efektif mengonsumsi xylitol adalah dengan mengunyah permen karet yang mengandung xylitol setidaknya minimal 5 menit,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Xylitol mempunyai rasa yang sama manisnya dengan gula tebu tetapi kandungan kalorinya lebih rendah 40 persen dan karbohidratnya 75 persen lebih rendah sehingga sangat aman dikonsumsi penderita diabetes.</p>
<p>Penyerapan xylitol oleh tubuh dilakukan secara perlahan sehingga baik juga untuk dikonsumsi yang menjalankan program diet. Xylitol yang merupakan pemanis &#8220;ramah gigi&#8221; yang dapat menggantikan gula tebu sehingga cocok untuk anak-anak hingga orang dewasa. Secara khusus, manfaat terbesar xylitol dapat dinikmati oleh orang yang rentan karies gigi.</p>
<p>Sebuah studi yang dilakukan di Finlandia oleh Universitas Turku pada 1993 menyimpulkan bahwa mengonsumsi xylitol secara rutin pada anak-anak dapat mencegah gigi berlubang. Selain itu, kemampuan xylitol untuk menstimulasi produksi air liur, membuat xylitol baik dikonsumsi oleh orang yang mulutnya cenderung kering.</p>
<p>Untuk dapat berfungsi sempurna mengurangi risiko karies gigi serta menjaga kesehatan gigi, asupan xylitol sebaiknya antara 6 sampai 12 gram per hari. Selain itu xylitol harus bertahan dalam mulut sekurang-kurangnya selama 5 menit.</p>
<p>Guru Besar Kedokteran gigi Universitas Turku, Finlandia yang juga merupakan pakar xylitol, Prof Kauko K Makinen, mengatakan bahwa rutin mengunyah satu atau dua butir permen karet dengan kandungan xylitol minimal 50 persen dari keseluruhan pemanisnya, setelah makan dan sehabis sikat gigi dapat mengurangi risiko karies gigi. Karena sifatnya yang lambat diserap usus, konsumsi xylitol secara berlebihan hanya akan menyebabkan diare ringan tanpa dampak kesehatan lainnya.</p>
<p>&#8220;Dengan mengunyah permen karet xylitol secara teratur, bahkan setiap habis makan dan setelah sikat gigi, dapat mengurangi risiko timbulnya karies gigi,&#8221; pesannya.</p>
<p>Selanjutnya, dokter gigi dari Fakultas Kedokteran Gigi dari Universitas Trisakti, Drg Zulmi pada saat melakukan pemeriksaan gigi terhadap anak Sekolah Dasar Negeri Percontohan 12 Bendungan Hilir mengatakan bahwa anakanak yang mengalami kerusakan gigi, rata-rata disebabkan kesadaran mereka yang masih kurang dalam merawat gigi.</p>
<p>&#8220;Anak-anak yang sering makan permen, atau makan yang manismanis, hendaknya langsung menyikat gigi,atau usahakan minimal 2 kali sehari agar tidak terjadi karies setelahnya,&#8221; ucap Zulmi yang mengatakan saat pemeriksaan, diketahui bahwa masalah gigi pada anak yang banyak terjadi di sana adalah karies.</p>
<p>Marketing Senior ManagerPT Lotte Trade &amp; Distribution, Badai S Kristanto yang hadir pada saat penutupan &#8220;Lotte Xylitol untuk Gigi Sehat Anak Indonesia&#8221; membenarkan bahwa anakanak yang telah diperiksa memang umumnya mengalami masalah gigi berlubang.</p>
<p>&#8220;Sebenarnya, tidak masalah bagi anak-anak yang suka makan permen manis asal tidak berlebihan. Tetapi yang menjadi masalah adalah adanya anak-anak yang tidak pernah menyikat giginya setelah mereka makan,&#8221; terangnya. Badai juga menjelaskan mengenai target anak-anak yang diperiksa gigi dan mulutnya adalah mereka yang sudah duduk di kelas 3 SD dan seterusnya, karena di umur tersebut, kondisi gigi anak sudah mulai terlihat. Selain itu juga, di umur tersebut, gigi anak-anak sedang mengalami masa transisi.</p>
<p>&#8220;Oleh sebab itu, untuk mengajarkan anak-anak agar mau merawat giginya, selain sikat gigi saat mereka mandi, juga dengan mengunyah permen karet yang mempunyai kandungan xylitol,&#8221; paparnya.<strong>(okezone.com/ysf.mitra)</strong></h5>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mitrafm.com/2009/07/xylitol-bantu-jaga-kesehatan-gigi-anak/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menangani Rekan Kerja yang Menyebalkan</title>
		<link>http://mitrafm.com/2009/07/menangani-rekan-kerja-yang-menyebalkan/</link>
		<comments>http://mitrafm.com/2009/07/menangani-rekan-kerja-yang-menyebalkan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2009 02:23:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Headline]]></category>

		<category><![CDATA[Mitra Update]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mitrafm.com/?p=3319</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><script type="text/javascript"><!--
// <! [CDATA[
var ox_swf = new FlashObject('http://ad.okezone.com/uploader/banners/Okezone/Classified/iklan-120x600.swf', 'Advertisement', '120', '600', '4');
ox_swf.addVariable('clickTARGET', '_blank');
ox_swf.addVariable('clickTAG', 'http%3A%2F%2Fads.okezone.com%2Fopenx%2Fwww%2Fdelivery%2Fck.php%3Foaparams%3D2__bannerid%3D629__zoneid%3D488__cb%3D0bff6f88f1__oadest%3Dhttp%253A%252F%252Fclassified.okezone.com');
ox_swf.addParam('allowScriptAccess','always');
ox_swf.write('ox_ef61b15b7b7eaa852484d9e24c841f25');
if (ox_swf.installedVer.versionIsValid(ox_swf.getAttribute('version'))) { document.write("</p>
<div id='beacon_0bff6f88f1' style='position: absolute; left: 0px; top: 0px; visibility: hidden;'><img src="http://ads.okezone.com/openx/www/delivery/lg.php?bannerid=629&amp;campaignid=66&amp;zoneid=488&amp;loc=http%3A%2F%2Flifestyle.okezone.com%2Fread%2F2009%2F07%2F02%2F198%2F234951%2Fmenangani-rekan-kerja-yang-menyebalkan&amp;referer=http%3A%2F%2Flifestyle.okezone.com%2Fkeluarga&amp;cb=0bff6f88f1" mce_src="http://ads.okezone.com/openx/www/delivery/lg.php?bannerid=629&amp;campaignid=66&amp;zoneid=488&amp;loc=http%3A%2F%2Flifestyle.okezone.com%2Fread%2F2009%2F07%2F02%2F198%2F234951%2Fmenangani-rekan-kerja-yang-menyebalkan&amp;referer=http%3A%2F%2Flifestyle.okezone.com%2Fkeluarga&amp;cb=0bff6f88f1" width='0' height='0' alt='' style='width: 0px; height: 0px;' /></div>
<p>&#8220;); }
//
// &#8211;></script></p>
<div id="beacon_0bff6f88f1" style="position: absolute; left: 0px; top: 0px; visibility: hidden;"><img style="width: 0px; height: 0px;" src="http://ads.okezone.com/openx/www/delivery/lg.php?bannerid=629&amp;campaignid=66&amp;zoneid=488&amp;loc=http%3A%2F%2Flifestyle.okezone.com%2Fread%2F2009%2F07%2F02%2F198%2F234951%2Fmenangani-rekan-kerja-yang-menyebalkan&amp;referer=http%3A%2F%2Flifestyle.okezone.com%2Fkeluarga&amp;cb=0bff6f88f1" alt="" width="0" height="0" /></div>
<p><!-- skycsraper banner --><strong><a href="http://mitrafm.com/wp-content/uploads/2009/07/fiaykuteid.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-3318" title="fiaykuteid" src="http://mitrafm.com/wp-content/uploads/2009/07/fiaykuteid.jpg" alt="fiaykuteid" width="243" height="201" /></a>SIAPA</strong> pun tentunya enggan jika harus banyak berhubungan dengan rekan kerja yang menyebalkan. Tapi sebagai sebuah tim kerja, tentu Anda tak bisa menghindari untuk berkomunikasi dengannya.</p>
<p>Mau tak mau, Anda tetap harus menjalin komunikasi dengan rekan kerja yang sulit diajak bekerja sama tersebut, baik karena kepribadiannya yang tidak menyenangkan maupun karena hasil kerjanya yang buruk. Tentu saja butuh strategi khusus untuk menangani rekan kerja seperti ini. Karena jika tidak, hal tersebut akan berpengaruh pada hasil kerja Anda dan kerja tim secara keseluruhan.</p>
<p>Seperti apa kira-kira tipe rekan kerja yang menyebalkan dan cara mengatasinya, berikut daftarnya.</p>
<p><strong>Tukang ngoceh</strong></p>
<p><strong></strong>Sekilas, tipe rekan kerja seperti ini adalah teman yang menyenangkan. Dia ramah, mudah bergaul, dan senang bercerita. Sayangnya, kegemarannya bercerita tentang dirinya atau apa pun yang ada di pikirannya selalu mengganggu konsentrasi rekan kerja lain yang sedang bekerja.</p>
<p>Cara mengatasinya, sebaiknya bicara kepadanya bahwa Anda mengalami kesulitan berkonsentrasi jika harus bekerja sambil mendengarkan ceritanya. Katakan kepadanya, Anda akan mendengarkan ceritanya lebih lanjut jika pekerjaan Anda sudah selesai. Jika Anda memang senang berteman dan mendengarkan ceritanya, coba juga meluangkan waktu dengannya saat makan siang atau di luar jam kerja pada akhir pekan.</p>
<p><strong>Tukang gosip</strong></p>
<p>Tukang gosip selalu tahu berita apa pun di lingkungan kerja dan dia pasti akan menyebarkannya kepada semua orang. Pertanyaannya, apakah Anda harus mendengarkannya atau tidak?</p>
<p>&#8220;Saran saya, dengarkan saja kabar darinya karena dari ceritanya Anda bisa mendapatkan berita-berita terbaru tentang lingkungan kerja. Yang penting ialah, Anda harus pandai-pandai menganalisis gosip yang diceritakannya,&#8221; kata konsultan karier Dawn Rosenberg McKay, seperti dikutip dari <em>about.com</em></p>
<p>Menurut Dawn, cerita dari penggosip, tentunya ada yang benar dan ada yang tidak. Karena itulah, tetap kritis terhadap gosip yang diceritakan. Dengarkan saja baik-baik gosip tersebut, tapi Anda jangan tergoda untuk ikut bergosip dengannya.</p>
<p>Jika dia memancing respons Anda dengan bertanya, misalnya mengenai gosip tentang seorang rekan kerja, katakan saja bahwa Anda tidak memahami permasalahan yang ada. Jadi Anda enggan berkomentar lebih jauh. Atau katakan kalimat-kalimat diplomatis lainnya.</p>
<p><strong>Tukang mengeluh</strong></p>
<p>Rasanya tak ada yang bisa membuat si tukang mengeluh bahagia. Anda akan selalu menemukan dia tengah mengeluh tentang kesehatannya, keluarganya, pekerjaannya, perusahaan, atau tentang atasannya. Mungkin saja ada keluhannya yang benar, namun jika terusmenerus mendengar keluhannya, tentu akan membuat Anda ikutikutan stres.</p>
<p>Apa yang harus Anda lakukan jika ia mulai mengeluh? &#8220;Jika Anda memberinya saran, sepertinya hal tersebut tak akan banyak membantu karena para pengeluh biasanya tidak mencari solusi, melainkan hanya ingin menumpahkan kekesalannya,&#8221; kata Dawn.</p>
<p>Jadi, menurut Dawn, jika melihatnya mengeluh, langsung saja ganti topik pembicaran. Jika Anda melakukan ini terus-menerus, tentu dia akan paham dan menangkap maksud tersembunyi dari sikap Anda itu.</p>
<p><strong>Tukang mengoper pekerjaan</strong></p>
<p>Ini adalah tipe rekan kerja yang senang mengalihkan pekerjaannya kepada orang lain, padahal ia tidak punya kewenangan untuk melakukan hal tersebut terhadap Anda atau rekan kerja yang lain. Biasanya, mereka melakukan ini karena tak sanggup atau malah tidak mau mengerjakan semua pekerjaan yang diberikan kepadanya.</p>
<p>Jika Anda memang punya waktu dan ingin melakukannya, maka bantulah ia dengan sewajarnya. Namun, jika Anda tak punya waktu dan sudah sibuk dengan pekerjaannya Anda sendiri, maka tak ada salahnya jika Anda menolak permintaannya.</p>
<p><strong>Tukang klaim keberhasilan</strong></p>
<p>Rekan kerja seperti inilah yang paling menyebalkan. Ia tidak pernah mengakui bahwa proyek yang berhasil dikerjakan dan dipuji atasan adalah hasil kerja tim, bukan hanya hasil kerja satu orang saja. Jika dia baru melakukannya sekali, anggap saja hal tersebut sebagai sebuah kekhilafan.</p>
<p>Namun, katakan kepadanya bahwa lain kali ia juga harus menyebut orang-orang yang membantunya dalam proyek tersebut. Jika dia tetap mengklaim prestasi kerja sebagai hasil kerjanya sendiri, katakan saja kepada orang-orang bahwa proyek tersebut adalah hasil kerja bersama. Setelah itu, jika diajak kerja sama lagi olehnya, sudah sepatutnya Anda menolak ajakan itu, kecuali jika yang meminta adalah atasan Anda.</p>
<p>Bagaimana jika segala strategi tersebut tidak berhasil? Konsultan karier Alison Doyle menyarankan untuk mulai berpikir mencari pekerjaan baru. &#8220;Jika Anda merasa bahwa pekerjaannya Anda menjadi terasa sulit daripada menyenangkan, mungkin memang saatnya mulai berpikir untuk pindah kerja,&#8221; sebut Alison.</p>
<p>Jika mencari pekerjaan adalah jalan terbaik, Alison menyarankan untuk mulai memperluas jaringan kerja dan mulai mencari lowongan kerja baru. Langkah ini adalah langkah pertama yang realistis karena dengan memperluas jaringan, secara otomatis pintu untuk mendapatkan informasi tentang pekerjaan baru bisa terbuka lebar.</p>
<p>&#8220;Atau kalau tidak, mencari pekerjaan dengan cara klasik yaitu di website karier atau di surat kabar. Tapi yang pasti, Anda juga harus menyiapkan keahlian dan keterampilan yang jauh lebih baik sebagai modal untuk melamar kerja di tempat yang baru,&#8221; tegas Alison.<strong> (okezone.com/ysf.mitra)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mitrafm.com/2009/07/menangani-rekan-kerja-yang-menyebalkan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Petisi untuk Indonesia Sehat</title>
		<link>http://mitrafm.com/2009/07/petisi-untuk-indonesia-sehat/</link>
		<comments>http://mitrafm.com/2009/07/petisi-untuk-indonesia-sehat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2009 02:19:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Headline]]></category>

		<category><![CDATA[Mitra Update]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mitrafm.com/?p=3316</guid>
		<description><![CDATA[Dilandasi tekad untuk mewujudkan sebuah bangsa yang lebih sehat, masyarakat diajak berkomitmen untuk melakukan hidup sehat melalui perilaku hidup bersih dan sehat dengan membiasakan mencuci tangan dengan sabun, memperhatikan keseimbangan gizi dan menjaga kebersihan lingkungan.
Seruan itu merupakan inti dari Petisi Nasional &#8220;Keluarga Sehat Indonesia Sehat&#8221; yang digagas oleh Lifebouy bersama dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><b><a href="http://mitrafm.com/wp-content/uploads/2009/07/1054522p.jpg" mce_href="http://mitrafm.com/wp-content/uploads/2009/07/1054522p.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-3315" title="1054522p" src="http://mitrafm.com/wp-content/uploads/2009/07/1054522p.jpg" mce_src="http://mitrafm.com/wp-content/uploads/2009/07/1054522p.jpg" alt="1054522p" width="242" height="182"></a>Dilandasi tekad</b> untuk mewujudkan sebuah bangsa yang lebih sehat, masyarakat diajak berkomitmen untuk melakukan hidup sehat melalui perilaku hidup bersih dan sehat dengan membiasakan mencuci tangan dengan sabun, memperhatikan keseimbangan gizi dan menjaga kebersihan lingkungan.</p>
<p>Seruan itu merupakan inti dari Petisi Nasional &#8220;Keluarga Sehat Indonesia Sehat&#8221; yang digagas oleh Lifebouy bersama dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Pusat, LSM Spektra Surabaya, dan 90 radio di 65 kota di Indonesia. Petisi tersebut diterbitkan kemarin (1/7) di Jakarta.</p>
<p>Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui program petisi ini didasari oleh hasil survei Indonesia Sehat, Mei 2009, tentang persepsi masyarakat akan hidup sehat yang melibatkan 1.042 responden di empat kota besar, yakni Jakarta, Bandung, Surayaba, dan Medan.</p>
<p>Hasil survei antara lain menunjukkan 97 persen setuju kesehatan adalah prioritas utama untuk membentuk negara yang kuat. Sebanyak 94 responden juga berpendapat kesehatan akan meningkatkan produktifitas dalam bekerja untuk mendapatkan penghasilan yang lebih baik.</p>
<p>Petisi ini rencananya akan disebar di lima provinsi, meliputi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Lampung. Namun menurut Senior Brand Manager Lifebouy, Erwin Cahaya Adi, penyebaran petisi di luar kelima provinsi itu juga mungkin dilakukan dengan bantuan para mitra, seperti PKK yang ada di seluruh provinsi Indonesia. Dengan demikian target satu juta tanda tangan optimis bisa terlampaui.</p>
<p>Dari setiap satu tanda tangan komitmen dalam petisi Lifebouy akan mendonasikan Rp 100 untuk merevitalisasi posyandu di wilayah Indonesia Timur. Selain lewat petisi, upaya sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat juga dilakukan melalui program ke sekolah-sekolah, seminar nasional, dan sebagainya. <b>(kompas.com/ysf.mitra)</b></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mitrafm.com/2009/07/petisi-untuk-indonesia-sehat/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Anggur, Buah Si Penurun Tensi</title>
		<link>http://mitrafm.com/2009/07/anggur-buah-si-penurun-tensi/</link>
		<comments>http://mitrafm.com/2009/07/anggur-buah-si-penurun-tensi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2009 02:13:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Headline]]></category>

		<category><![CDATA[Mitra Update]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mitrafm.com/?p=3311</guid>
		<description><![CDATA[Buah anggur yang sudah populer di masyarakat Indonesia memberi manfaat bagi para penderita hipertensi. Karena di dalam buah anggur terdapat kalium yang dapat menekan natrium (garam) berlebih.
&#8220;Karena itu penderita hipertensi harus banyak mengkonsumsi kalium,&#8221; kata Ahli Kesehatan Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (1/7).
Lebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong></strong><strong><a href="http://mitrafm.com/wp-content/uploads/2009/07/133751p.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-3310" title="133751p" src="http://mitrafm.com/wp-content/uploads/2009/07/133751p.jpg" alt="133751p" width="264" height="199" /></a>Buah anggur </strong>yang sudah populer di masyarakat Indonesia memberi manfaat bagi para penderita hipertensi. Karena di dalam buah anggur terdapat kalium yang dapat menekan natrium (garam) berlebih.</p>
<p>&#8220;Karena itu penderita hipertensi harus banyak mengkonsumsi kalium,&#8221; kata Ahli Kesehatan Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (1/7).</p>
<p>Lebih lanjut Ali mengatakan bahwa kalium berfungsi untuk membuang kalium yang berlebih dalam tubuh. &#8220;Hipertensi itu kebanyakan natrium. Saat kita kencing terjadi pembuangan natrium. Natrium berlebih menyebabkan ketidakmampuan ginjal dalam mengeluarkan natrium sehingga mengganggu aliran darah dan berujung pada hipertensi,&#8221; papar Ali.</p>
<p>Namun, tambah Ali, hipertensi tidak hanya terjadi karena kebanyakan natrium, juga karena kerusakan ginjal dan kegemukan. &#8220;Maka pengobatannya harus menyeluruh, tidak hanya diet garam tetapi juga periksa dan sembuhkan ginjal serta atasi kegemukannya,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Selain terdapat dalam anggur, kalium juga banyak terdapat pada semangka, pisang dan mentimun. Berapa banyak mengkonsumsi anggur? &#8220;Intinya, tiap hari kita mesti makan buah 2 porsi dan bervariasi tiap hari. Untuk anggur, 1 porsi setara dengan 6-8 buah anggur. Tidak perlu tiap hari. Tiap hari makan tidak dilarang, tapi anggur mahal kan?&#8221; paparnya. <strong>(kompas.com/ysf.mitra)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mitrafm.com/2009/07/anggur-buah-si-penurun-tensi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Butuh Niat untuk Bebas dari Jeratan Asap</title>
		<link>http://mitrafm.com/2009/07/butuh-niat-untuk-bebas-dari-jeratan-asap/</link>
		<comments>http://mitrafm.com/2009/07/butuh-niat-untuk-bebas-dari-jeratan-asap/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2009 02:10:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Headline]]></category>

		<category><![CDATA[Mitra Update]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mitrafm.com/?p=3308</guid>
		<description><![CDATA[Awalnya hanya coba-coba akhirnya jadi kecanduan. Begitulah awal mula seorang perokok pemula berubah menjadi perokok tetap bahkan mengalami adiksi nikotin. Kebanyakan perokok bukannya tak tahu bahaya merokok, tetapi untuk berhenti total bagi mereka tak semudah membalik telapak tangan.
Berhenti merokok merupakan suatu proses, sehingga memerlukan waktu. Menurut dr.Tribowo Ginting, Sp.KJ, dari RS.Persahabatan Jakarta, ada beberapa tahapan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://mitrafm.com/wp-content/uploads/2009/07/1339565p3.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-3307" title="1339565p3" src="http://mitrafm.com/wp-content/uploads/2009/07/1339565p3.jpg" alt="1339565p3" width="260" height="196" /></a>Awalnya</strong> hanya coba-coba akhirnya jadi kecanduan. Begitulah awal mula seorang perokok pemula berubah menjadi perokok tetap bahkan mengalami adiksi nikotin. Kebanyakan perokok bukannya tak tahu bahaya merokok, tetapi untuk berhenti total bagi mereka tak semudah membalik telapak tangan.</p>
<p>Berhenti merokok merupakan suatu proses, sehingga memerlukan waktu. Menurut dr.Tribowo Ginting, Sp.KJ, dari RS.Persahabatan Jakarta, ada beberapa tahapan yang dilalui perokok yang ingin berhenti, yakni tahap prakontemplasi, kontemplasi, persiapan, tindakan, dan terakhir tahap ruwatan <em>(maintenance</em>).</p>
<p>&#8220;Pada tahapan prakontemplasi biasanya perokok masih menolak untuk berhenti,&#8221; katanya. Karena itu sebaiknya jangan memaksa perokok untuk berhenti karena tidak efektif. &#8220;Niat berhenti harus datang dari perokok sendiri,&#8221; katanya. Bila tahap ini sudah dilalui, akan lebih mudah melewati tahap selanjutnya.</p>
<p>Saat proses berhenti merokok, ada perubahan yang dialami perokok akibat putus nikotin. Gejala tersebut antara lain ketagihan tembakau, mudah tersinggung dan marah, cemas, gelisah, konsentrasi terganggu, nyeri kepala, ngantuk, dan gangguan pencernaan.</p>
<p>&#8220;Sifat adiksi nikotin ini membuat reseptor di otak merasa senang sesaat dan kemudian ketagihan dengan nikotin,&#8221; jelas Bowo. Namun gejala-gejala tersebut akan berhenti setelah satu atau dua minggu. Pada masa inilah dukungan dan dorongan dari orang sekitar sangat diperlukan.</p>
<p>&#8220;Hargai usaha mereka untuk berhenti, menyediakan waktu bila perokok perlu dukungan, tidak menghakimi, atau melakukan perayaan kecil karena perokok sudah berhenti,&#8221; kata dokter Bowo dalam acara peluncuran program <em>Quitters Are Champions</em> di Jakarta (26/6).</p>
<p>Selain itu keluarga juga bisa membantu memberi fakta, baik yang buruk atau yang baik bila perokok bimbang dan ingin merokok lagi. Teman atau keluarga juga bisa mengajak perokok melakukan kesibukan atau aktivitas pengalih perhatian.</p>
<p>Menurut Bowo, penyebab kegagalan yang paling banyak adalah pergaulan. &#8220;Karena itu jika sudah berhenti merokok, sebaiknya jauhi teman-temannya yang masih merokok,&#8221; katanya.<strong>(kompas.com/ysf.mitra)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mitrafm.com/2009/07/butuh-niat-untuk-bebas-dari-jeratan-asap/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Rokok, Pintu Gerbang Kehancuran Bangsa</title>
		<link>http://mitrafm.com/2009/07/rokok-pintu-gerbang-kehancuran-bangsa/</link>
		<comments>http://mitrafm.com/2009/07/rokok-pintu-gerbang-kehancuran-bangsa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 02:52:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Headline]]></category>

		<category><![CDATA[Mitra Update]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mitrafm.com/?p=3270</guid>
		<description><![CDATA[Jika pemerintah tidak mengontrol penjualan rokok di Indonesia, masyarakat Indonesia tidak akan pernah terlepas dari lingkaran setan yang makin memiskinkan mereka. Saat ini di Indonesia ada lebih dari 60 juta perokok dan 70 persen di antaranya berasal dari golongan ekonomi menengah ke bawah.
&#8220;Ada lingkaran setan antara merokok-kemiskinan-malautrisi-dan kebodohan. Anak-anak juga menjadi korban. Rokok itu pintu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://mitrafm.com/wp-content/uploads/2009/07/1339565p1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-3281" title="1339565p1" src="http://mitrafm.com/wp-content/uploads/2009/07/1339565p1.jpg" alt="1339565p1" width="284" height="214" /></a>Jika pemerintah</strong> tidak mengontrol penjualan rokok di Indonesia, masyarakat Indonesia tidak akan pernah terlepas dari lingkaran setan yang makin memiskinkan mereka. Saat ini di Indonesia ada lebih dari 60 juta perokok dan 70 persen di antaranya berasal dari golongan ekonomi menengah ke bawah.</p>
<p>&#8220;Ada lingkaran setan antara merokok-kemiskinan-malautrisi-dan kebodohan. Anak-anak juga menjadi korban. Rokok itu pintu gerbang kehancuran bangsa,&#8221; kata mantan Menteri Kesehatan Prof Farid Anfasa Moeloek saat peluncuran buku berjudul <em>Tembakau: Ancaman Global </em>di Jakarta, Selasa (30/6).</p>
<p>Buku yang diterjemahkan dari karya John Crofton dan David Simpson ini disunting oleh Muherman Hasan, dokter ahli paru-paru. John Crofton adalah tutor dari Muherman Hasan selama 20 tahun untuk upaya pemberantasan tuberculosis.</p>
<p>Kini konsumsi rokok di Indonesia menduduki peringkat ketiga dunia, setelah China dan India. Semula Indonesia nomor lima. Tidak heran jika lebih dari 60 juta orang membelanjakan uangnya untuk membeli rokok. Mereka rata-rata menghabiskan 11 batang rokok per hari.</p>
<p>Secara nasional, elanja bulanan untuk rokok pada keluarga perokok menempati urutan terbesar kedua (9 persen) setelah beras (12 persen).</p>
<p>Yang lebih memprihatinkan, dari Survei Sosial dan Ekonomi Nasional (Susenas) 2006, kelompok keluarga miskin terbukti mempunyai proporsi belanja rokok yang lebih besar (12 persen) daripada kelompok terkaya yang hanya 7 persen.</p>
<p>Data lebih konkrit menunjukkan, belanja bulanan rokok pada keluarga miskin tahun 2006 setara dengan 15 kali biaya pendidikan dan sembilan kali biaya kesehatan. Dibandingkan dengan pengeluaan makanan berhgizi, jumlah tersebut setara dengan 17 kali pengeluaran untuk membeli daging, dua kali lipat untuk membeli ikan dan lima kali lipat untuk membeli susu dan telur, kata Tulus Abadi, anggota Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).</p>
<p>Survei pada tahun 1999-2003 di lebih dari 175.000 keluarga miskin di perkotaan di Indonesia menunjukkan bahwa tiga dari empat kepala keluarga (78,8 persen) adalah perokok aktif. Belanja mingguan untuk membeli rokok menempati peringkat tertinggi (22 persen), jauh lebih besar daripada untuk pengeluaran makanan pokok beras yang hanya 19 persen, sedangkan pengeluaran untuk telur hanya tiga persen dan ikan hanya empat persen.</p>
<p>Perilaku merokok kepala rumah tangga berhubungan erat dengan gizi buruk, yaitu prevalensi anak sangat kurus, berat badan rendah, dan anak sangat pendek. Belanja rokok telah menggeser kebutuhan terhadap makanan bergizi bagi tumbuh kembang balita.</p>
<p>Studi sejenis pada 2000-2003 pada lebih dari 360.000 rumah tangga miskin di perkotaan dan perdesaan membuktikan, kematian bayi dan balita lebih tinggi pada keluarga yang orangtuanya merokok daripada yang tidak merokok, papar Tulus Abadi. <strong>(kompas.com/ysf.mitra)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mitrafm.com/2009/07/rokok-pintu-gerbang-kehancuran-bangsa/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tip Sukses Berbisnis Kuliner</title>
		<link>http://mitrafm.com/2009/07/tip-sukses-berbisnis-kuliner/</link>
		<comments>http://mitrafm.com/2009/07/tip-sukses-berbisnis-kuliner/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 02:51:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Headline]]></category>

		<category><![CDATA[Mitra Update]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mitrafm.com/?p=3271</guid>
		<description><![CDATA[



PERKEMBANGAN bisnis kuliner seperti restoran di seluruh penjuru Tanah Air kian pesat. Hal itu dipicu oleh banyak faktor, mulai dari kebutuhan manusia untuk memenuhi keingintahuannya akan masakan lezat, hingga faktor lokasi.
Berbicara mengenai bisnis kuliner, salah satu ahli kuliner Indonesia, Sisca Soewitomo memberikan tip sukses menjalani bisnis di bidang ini:
1. Apa yang akan dijual memang menjadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="sky">
<div id="beacon_e7154c03a7" style="position: absolute; left: 0px; top: 0px; visibility: hidden;"><img style="width: 0px; height: 0px;" src="http://ads.okezone.com/openx/www/delivery/lg.php?bannerid=562&amp;campaignid=72&amp;zoneid=488&amp;loc=http%3A%2F%2Flifestyle.okezone.com%2Fread%2F2009%2F06%2F25%2F304%2F232943%2Ftip-sukses-berbisnis-kuliner&amp;referer=http%3A%2F%2Flifestyle.okezone.com%2Fkeluarga&amp;cb=e7154c03a7" alt="" width="0" height="0" /></div>
</div>
<p><!-- skycsraper banner --></p>
<div class="pc"><a href="http://mitrafm.com/wp-content/uploads/2009/07/rqc8hkb4nw.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-3282" title="rqc8hkb4nw" src="http://mitrafm.com/wp-content/uploads/2009/07/rqc8hkb4nw.jpg" alt="rqc8hkb4nw" width="250" height="205" /></a><strong>PERKEMBANGAN </strong>bisnis kuliner seperti restoran di seluruh penjuru Tanah Air kian pesat. Hal itu dipicu oleh banyak faktor, mulai dari kebutuhan manusia untuk memenuhi keingintahuannya akan masakan lezat, hingga faktor lokasi.</div>
<div class="pc">Berbicara mengenai bisnis kuliner, salah satu ahli kuliner Indonesia, Sisca Soewitomo memberikan tip sukses menjalani bisnis di bidang ini:</div>
<div class="pc">1. Apa yang akan dijual memang menjadi selera orang masa kini. Karena itu, untuk menyiapkan produk yang akan dijual harus mencermati daya beli masyarakatnya.</div>
<div class="pc">2. Sebelum memulai berbisnis kuliner, lakukan survei terhadap sasaran yang dituju. Salah satunya ialah berada di dekat kampus. Karena sasaran pasar anak kuliahan rata-rata berusia 18 tahun yang gemar nongkrong di kafe.</div>
<div class="pc">3. Setelah mengetahui sasaran yang dituju, sesuaikan harga yang dapat terjangkau namun tidak mengurangi kualitasnya.</div>
<div class="pc">4. Selain jenis makanan yang ditawarkan, faktor pelayanan juga menjadi komponen penting dalam menciptakan kepuasan pelanggan.</div>
<div class="pc">5. Berbisnis kuliner memang diperlukan tindakan konsisten terhadap pemilihan salah satu menu. Namun, Anda tetap dapat memadukan jenis panganan yang disuhuhkan pada saat yang bersamaan.6. Faktor lokasi juga menentukan berhasilnya bisnis kuliner. Tapi tergantung komunitas dari lokasi di mana Anda hendak berbisnis kuliner. Anda harus jeli terhadap lingkungan karena semakin ramai lokasi restorannya, akan semakin tinggi restoran itu laku. <strong>(okezone.com/ysf.mitra)</strong></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mitrafm.com/2009/07/tip-sukses-berbisnis-kuliner/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Penyebab dan Solusi Obesitas Anak</title>
		<link>http://mitrafm.com/2009/07/penyebab-dan-solusi-obesitas-anak/</link>
		<comments>http://mitrafm.com/2009/07/penyebab-dan-solusi-obesitas-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 02:24:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Headline]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mitrafm.com/?p=3272</guid>
		<description><![CDATA[Obesitas atau kelebihan berat badan dapat menyebabkan berbagai efek negatif untuk kesehatan sang anak. Orang-tua sebaiknya mengetahui apa penyebab obesitas dan bagaimana cara mencegah atau mengatasi masalah obesitas anak tersebut.
Penyakit yang dapat ditimbulkan akibat obesitas adalah diabetes, darah tinggi, atau penyakit jantung. Penyakit-penyakit yang dulu dianggap sebagai penyakit usia lanjut dan dewasa, kini dapat dialami pada anak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://mitrafm.com/wp-content/uploads/2009/07/obesitas.jpg"><img class="size-full wp-image-3277 alignleft" title="obesitas" src="http://mitrafm.com/wp-content/uploads/2009/07/obesitas.jpg" alt="obesitas" width="280" height="206" /></a>Obesitas</strong> atau kelebihan berat badan dapat menyebabkan berbagai efek negatif untuk kesehatan sang anak. Orang-tua sebaiknya mengetahui apa penyebab obesitas dan bagaimana cara mencegah atau mengatasi masalah obesitas anak tersebut.</p>
<p style="margin: 10px 0px 15px; padding: 0px;">Penyakit yang dapat ditimbulkan akibat obesitas adalah<span class="Apple-converted-space"> </span><strong style="margin: 0px; padding: 0px;">diabetes</strong>,<span class="Apple-converted-space"> </span><strong>darah tinggi</strong>, atau<span class="Apple-converted-space"> </span><strong>penyakit jantung</strong>. Penyakit-penyakit yang dulu dianggap sebagai penyakit usia lanjut dan dewasa, kini dapat dialami pada anak akibat timbunan lemak,<span class="Apple-converted-space"> </span><span style="margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none; color: #07519a;">kolesterol</span><span class="Apple-converted-space"> </span>dan<span class="Apple-converted-space"> </span><span style="margin: 0px; padding: 0px; text-decoration: none; color: #07519a;">gula</span><span class="Apple-converted-space"> </span>yang terdapat dalam tubuh. Gangguan pernapasan atau asma berisiko lebih besar dialami anak yang mengalami obesitas.</p>
<p style="margin: 10px 0px 15px; padding: 0px;">Selain itu, anak-anak dengan kelebihan berat badan atau kegemukan juga dapat mengalami kesulitan bergerak dan terganggu pertumbuhannya karena timbunan lemak yang berlebihan pada organ-organ tubuh yang seharusnya berkembang. Belum lagi efek psikologis yang dialami anak, misalnya ejekan dari teman-teman sekelas pada anak-anak yang telah bersekolah.</p>
<h2><span style="color: #800000;"><strong>Penyebab Obesitas</strong></span></h2>
<p>Beberapa penyebab obesitas pada anak adalah:</p>
<div style="margin: 0px; padding: 0px 10px; display: inline-block; width: 500px;">
<ul style="margin: 0px 0px 0px 10px; padding: 0px;">
<li style="margin: 0px 0px 5px; padding: 0px 0px 0px 10px; list-style-type: none; background-image: url(http://i.kumpulan.info/ku.png); background-repeat: no-repeat; background-position: 0px 6px;">
<h3>Faktor genetik</h3>
<p>Merupakan faktor keturunan dari orang-tua yang sulit dihindari. Bila ayah atau ibu memiliki kelebihan berat badan, hal ini dapat diturunkan pada anak.</li>
<li style="margin: 0px 0px 5px; padding: 0px 0px 0px 10px; list-style-type: none; background-image: url(http://i.kumpulan.info/ku.png); background-repeat: no-repeat; background-position: 0px 6px;">
<h3>Makanan cepat saji dan makanan ringan dalam kemasan</h3>
<p>Maraknya restoran cepat saji merupakan salah satu faktor penyebab. Anak-anak sebagian besar menyukai makanan cepat saji atau fast food bahkan banyak anak yang akan makan dengan lahap dan menambah porsi bila makan makanan cepat saji. Padahal makanan seperti ini umumnya mengandung lemak dan gula yang tinggi yang menyebabkan obesitas. Orang-tua yang sibuk sering menggunakan makanan cepat saji yang praktis dihidangkan untuk diberikan pada anak mereka, walaupun kandungan gizinya buruk untuk anak. Makanan cepat saji meski rasanya nikmat namun tidak memiliki kandungan gizi untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Itu sebabnya makanan cepat saji sering disebut dengan istilahjunk food atau makanan sampah. Selain itu, kesukaan anak-anak pada makanan ringan dalam kemasan atau makanan manis menjadi hal yang patut diperhatikan.</li>
<li style="margin: 0px 0px 5px; padding: 0px 0px 0px 10px; list-style-type: none; background-image: url(http://i.kumpulan.info/ku.png); background-repeat: no-repeat; background-position: 0px 6px;">
<h3>Minuman ringan</h3>
<p>Sama seperti makanan cepat saji, minuman ringan (soft drink) terbukti memiliki kandungan gula yang tinggi sehingga berat badan akan cepat bertambah bila mengkonsumsi minuman ini. Rasa yang nikmat dan menyegarkan menjadikan anak-anak sangat menggemari minuman ini.</li>
<li style="margin: 0px 0px 5px; padding: 0px 0px 0px 10px; list-style-type: none; background-image: url(http://i.kumpulan.info/ku.png); background-repeat: no-repeat; background-position: 0px 6px;">
<h3>Kurangnya aktivitas fisik</h3>
<p>Masa anak-anak identik dengan masa bermain. Dulu, permainan anak umumnya adalah permainan fisik yang mengharuskan anak berlari, melompat atau gerakan lainnya. Tetapi, hal itu telah tergantikan dengan game elektronik, komputer,Internet, atau televisi yang cukup dilakukan dengan hanya duduk di depannya tanpa harus bergerak. Hal inilah yang menyebabkan anak kurang melakukan gerak badan sehingga menyebabkan kelebihan berat badan.</li>
</ul>
</div>
<h2><span style="color: #800000;"><strong>Solusi Obesitas</strong></span></h2>
<p>Untuk Anda yang memiliki anak dengan kelebihan berat badan atau obesitas, hendaknya tidak memaksakan diet ketat untuk anak karena hal ini dapat mengganggu pertumbuhan dan kesehatannya. Sebaliknya untuk mengatasi obesitas anak atau mencegah anak Anda agar tidak mengalami obesitas, langkah-langkah yang dapat Anda lakukan antara lain sebagai berikut.</p>
<div style="margin: 0px; padding: 0px 10px; display: inline-block; width: 500px;">
<ul style="margin: 0px 0px 0px 10px; padding: 0px;">
<li style="margin: 0px 0px 5px; padding: 0px 0px 0px 10px; list-style-type: none; background-image: url(http://i.kumpulan.info/ku.png); background-repeat: no-repeat; background-position: 0px 6px;">
<h3>Perhatikan makanan yang akan diberikan untuk anak</h3>
<p>Kurangi mengkonsumsi makanan cepat saji atau fast food, makanan ringan dalam kemasan, minuman ringan, cemilan manis atau makanan dengan kandungan lemak tinggi. Sebaliknya, sajikan daging dan sayuran segar. Perbanyak konsumsi buahdan susu yang baik untuk pertumbuhan anak. Berikan porsi yang sesuai dan jangan terlalu berlebihan.</li>
<li style="margin: 0px 0px 5px; padding: 0px 0px 0px 10px; list-style-type: none; background-image: url(http://i.kumpulan.info/ku.png); background-repeat: no-repeat; background-position: 0px 6px;">
<h3>Berikan sarapan dan bekal untuk anak</h3>
<p>Sarapan merupakan awal baik untuk anak saat memulai harinya. Ini diperlukan agar anak dapat kuat saat beraktivitas di sekolah dan mencegah makan berlebihan setelahnya. Dengan membawa makanan dari rumah, orang-tua dapat mengontrol gizi anak dan menghindari agar anak tidak perlu jajan di luar.</li>
<li style="margin: 0px 0px 5px; padding: 0px 0px 0px 10px; list-style-type: none; background-image: url(http://i.kumpulan.info/ku.png); background-repeat: no-repeat; background-position: 0px 6px;">
<h3>Perbaiki teknik mengolah makanan</h3>
<p>Jangan terlalu banyak menggoreng makanan agar tidak terlalu banyak lemak yang dikonsumsi. Anda dapat mencoba untuk mengukus, merebus atau memanggang makanan agar makanan lebih sehat.</li>
<li style="margin: 0px 0px 5px; padding: 0px 0px 0px 10px; list-style-type: none; background-image: url(http://i.kumpulan.info/ku.png); background-repeat: no-repeat; background-position: 0px 6px;">
<h3>Tetapkan aturan makan</h3>
<p>Biasakan agar anak Anda makan di meja makan bukan di depan televisi atau komputer. Banyak orang akan tidak menyadari berapa banyak makanan yang sudah disantapnya bila dia makan sambil menikmati tayangan televisi atau di depan komputer.</li>
<li style="margin: 0px 0px 5px; padding: 0px 0px 0px 10px; list-style-type: none; background-image: url(http://i.kumpulan.info/ku.png); background-repeat: no-repeat; background-position: 0px 6px;">
<h3>Batasi kegiatan menonton televisi, video game atau penggunaan komputer</h3>
<p>Melakukan kegiatan tersebut akan membuat anak Anda malas bergerak, maka diperlukan aturan tegas tentang berapa lama kegiatan ini boleh dilakukan. Selanjutnya, Anda dapat membantu anak Anda agar menyenangi hiburan lain seperti bersepeda, bermain bola atau sekedar lompat tali.</li>
<li style="margin: 0px 0px 5px; padding: 0px 0px 0px 10px; list-style-type: none; background-image: url(http://i.kumpulan.info/ku.png); background-repeat: no-repeat; background-position: 0px 6px;">
<h3>Lakukan kegiatan yang memerlukan aktivitas fisik</h3>
<p>Anda dan anak-anak dapat merencanakan untuk melakukan kegiatan olahraga bersama seperti jogging, lari pagi, berenang, badminton atau olahraga lainnya. Atau rencanakan liburan bersama di pantai, kebun binatang atau taman sehingga Anda dan anak dapat lebih banyak berjalan kaki.</li>
</ul>
</div>
<p>Anak yang gemuk memang lucu dan menggemaskan. Namun jagalah putra dan putri kesayangan kita agar mereka bertumbuh dengan sehat dan juga memiliki pola hidup dan pola makan yang sehat. Orang-tua bertanggung jawab untuk memberikan yang terbaik untuk anak-anak mereka. Ingatlah bahwa obesitas atau kegemukan bukanlah hal yang bagus bagi seorang anak. <strong>(wahanaindonesia.com/ysf.mitra)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mitrafm.com/2009/07/penyebab-dan-solusi-obesitas-anak/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Susu UHT atau Susu Formula?</title>
		<link>http://mitrafm.com/2009/07/susu-uht-atau-susu-formula/</link>
		<comments>http://mitrafm.com/2009/07/susu-uht-atau-susu-formula/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 02:06:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Headline]]></category>

		<category><![CDATA[Mitra Update]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mitrafm.com/?p=3267</guid>
		<description><![CDATA[  




HINGGA saat ini, masih ada sebagian Moms yang bingung menentukan mana susu yang baik untuk dikonsumsi si kecil. Ada yang beranggapan susu formula lebih baik dari susu UHT, ada pula yang beranggapan sebaliknya.
Daripada bingung, simak penjelasan dari dr Luciana B Sutanto MS SpGK berikut ini:
Beda Susu UHT, Skim, dan Formula
Moms, sebelum menentukan susu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- SIZER CLOSED --> <!-- CONTENT --> <!-- skyscraper banner --></p>
<div class="sky"><script type="text/javascript"><!--
// <! [CDATA[
                                    OA_show('Lifestyle - Details - Skycrapper');
                                // </p>
<p>// --></script></p>
<div id="beacon_2be69e4a11" style="position: absolute; left: 0px; top: 0px; visibility: hidden;"><img style="width: 0px; height: 0px;" src="http://ads.okezone.com/openx/www/delivery/lg.php?bannerid=562&amp;campaignid=72&amp;zoneid=488&amp;loc=http%3A%2F%2Flifestyle.okezone.com%2Fread%2F2009%2F06%2F26%2F27%2F233190%2Fsusu-uht-atau-susu-formula&amp;referer=http%3A%2F%2Flifestyle.okezone.com%2Fkesehatan&amp;cb=2be69e4a11" alt="" width="0" height="0" /></div>
</div>
<p><!-- skycsraper banner --></p>
<div><a href="http://mitrafm.com/wp-content/uploads/2009/07/xe0jhsy8he.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-3291" title="xe0jhsy8he" src="http://mitrafm.com/wp-content/uploads/2009/07/xe0jhsy8he.jpg" alt="xe0jhsy8he" width="250" height="205" /></a><strong>HINGGA</strong> saat ini, masih ada sebagian <em>Moms</em> yang bingung menentukan mana susu yang baik untuk dikonsumsi si kecil. Ada yang beranggapan susu formula lebih baik dari susu UHT, ada pula yang beranggapan sebaliknya.</p>
<p>Daripada bingung, simak penjelasan dari dr Luciana B Sutanto MS SpGK berikut ini:</p>
<p><strong>Beda Susu UHT, Skim, dan Formula</strong></p>
<p><em>Moms</em>, sebelum menentukan susu mana yang baik diberikan kepada si kecil, sebaiknya ketahui terlebih dulu apa bedanya susu UHT, Skim dan Formula.</p>
<p>Susu UHT (Ultra High Temperature) adalah susu yang disterilisasi dengan suhu tinggi (135 -145 derajat Celsius) dalam waktu yang singkat selama 2-5 detik. Pemanasan dengan suhu tinggi ini bertujuan untuk membunuh seluruh mikroorganisma (baik bakteri pembusuk maupun patogen) dan spora. Waktu pemanasan yang singkat dimaksudkan untuk mencegah kerusakan nilai gizi susu serta untuk mendapatkan warna, aroma dan rasa yang relatif tidak berubah seperti susu segar. Kesegaran susu akan terasa nikmat jika segera diminum, terlebih jika disimpan dalam lemari pendingin.</p>
<p>Sedangkan susu skim adalah susu bubuk tanpa lemak yang dibuat dengan cara pengeringan atau <em>spray dryer</em> untuk menghilangkan sebagian air dan lemak tetapi masih mengandung laktosa, protein, mineral, vitamin yang larut lemak, dan vitamin yang larut air (B12).</p>
<p>Susu formula yang dijual pada umumnya adalah susu yang diproses dari susu sapi segar baik dengan atau tanpa tambahan zat lain seperti lemak atau protein yang kemudian dikeringkan.</p>
<p><strong>Tetap Utamakan ASI</strong></p>
<p>Pada dasarnya tidak ada kewajiban memperkenalkan salah satu jenis susu tersebut. Justru, prinsip utama pemberian susu adalah berikan ASI pada bayi usia 0-6 bulan atau ASI eksklusif. Sebaliknya, susu formula bisa dijadikan alternatif bilamana <em>Moms</em> tidak dapat memberikan ASI Eksklusif.</p>
<p>Dengan diberikannya susu formula khusus yang dirancang hingga menyerupai ASI, diharapkan bisa memenuhi kebutuhan akan nutrisi bayi. Begitu usia 7 bulan, bayi mulai diberikan makanan pendamping ASI (MPASI). Tujuan MPASI untuk menambah asupan nutrisi selain dari ASI, serta mengajari bayi agar mengenal makanan secara bertahap dengan konsistensi lain yang nantinya menuju pada makanan padat.</p>
<p>Sementara, susu UHT bisa diberikan kepada bayi bila ia sudah berusia 9 bulan, tetapi harus diencerkan terlebih dahulu dengan air. Apabila bayi sudah berusia 12 bulan, susu UHT dapat diberikan seutuhnya kepada anak. Jumlah yang diberikan berkisar antara 2-3 gelas sehari (1 gelas = 250 ml) sesuai kemampuan anak.</p>
<p>Susu UHT memang direkomendasikan untuk anak usia 12 bulan ke atas. Susu skim tidak ditujukan untuk anak pada umumnya, melainkan bisa menjadi pilihan untuk anak yang harus mengurangi asupan kalori dan lemak, misalnya pada anak yang kegemukan. Pasalnya, nilai kalorinya hanya mengandung 55 persen dari seluruh energi susu. Tak heran, jika susu skim sering kali digunakan dalam pembuatan keju rendah lemak dan yogurt.</p>
<p><strong>Mana yang Lebih Baik?</strong></p>
<p>Bila dilihat dari sisi kualitas susu dengan cara sterilisasi, susu UHT lebih baik dibandingkan cara sterilisasi lain. Proses sterilisasi UHT yaitu dengan pemanasan yang tinggi dan singkat.</p>
<p>Di dalam teknologi pangan, telah diketahui bahwa pengolahan dengan suhu pemanasan yang tinggi tetapi dengan waktu yang sangat singkat, lebih dapat menyelamatkan nilai gizi daripada suhu pengolahan yang lebih rendah tetapi dengan waktu yang lebih lama. Jangka waktu simpan susu UHT lebih lama dari produk susu cair dengan cara sterilisasi pasteurisasi. Susu UHT dapat disimpan dalam waktu yang cukup panjang yaitu mencapai 6 - 10 bulan meski tanpa bahan pengawet, bahkan tidak perlu dimasukkan ke dalam lemari pendingin.</p>
<p>Selain itu, susu UHT merupakan susu yang higienis karena bebas dari seluruh mikroba (patogen/penyebab penyakit dan pembusuk) serta spora sehingga potensi kerusakan mikrobiologis sangat minimal, bahkan hampir tidak ada. Kontak panas yang sangat singkat pada proses UHT menyebabkan mutu sensori (warna, aroma dan rasa khas susu segar) dan mutu zat gizi, relatif tidak berubah. Keuntungan lainnya, karena biaya pengemasannya tidak sulit dan mahal, maka biasanya produk susu UHT dijual dengan harga yang terjangkau.</p>
<p>Bagaimana dengan susu formula? Susu bubuk berasal susu segar yang kemudian dikeringkan, umumnya menggunakan <em>spray dryer</em> atau <em>roller dryer</em>. Kerusakan protein sebesar 30 persen dapat terjadi pada pengolahan susu cair menjadi susu bubuk. Kerusakan vitamin dan mineral juga lebih banyak terjadi pada pengolahan susu bubuk.</p>
<p>Lama simpan susu bubuk juga tergolong lama, maksimal 2 tahun, tentunya dengan penanganan yang baik dan benar. Susu bubuk dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis yaitu susu bubuk berlemak <em>(full cream milk powder),</em> susu bubuk rendah lemak <em>(partly skim milk powder)</em> dan susu bubuk tanpa lemak <em>(skim milk powder).</em></p>
<p>Yang penting diingat, pilihlah susu yang cocok untuk si kecil. Konsumsi susu penting untuk menunjang tumbuh kembang si kecil dan meningkatkan sistem imunitas (kekebalan) tubuh terhadap berbagai penyakit. <strong>(okezone.com/ysf.mitra)</strong></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mitrafm.com/2009/07/susu-uht-atau-susu-formula/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Stop Merokok Jadi Gemuk?</title>
		<link>http://mitrafm.com/2009/07/stop-merokok-jadi-gemuk/</link>
		<comments>http://mitrafm.com/2009/07/stop-merokok-jadi-gemuk/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 02:01:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Headline]]></category>

		<category><![CDATA[Mitra Update]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mitrafm.com/?p=3263</guid>
		<description><![CDATA[




Kebanyakan perokok sudah tahu tentang bahaya merokok dan mau berhenti. Salah satu kekhawatiran para pecandu rokok, khususnya wanita, bila harus menghentikan kebiasaan buruknya adalah tubuh yang akan menjadi gemuk. Mitos yang keliru itu sering membuat nyali para perokok untuk berhenti menjadi ciut.
Bagaimana yang sebenarnya? &#8220;Secara kedokteran, tidak benar kalau berhenti merokok lantas tubuh jadi gemuk,&#8221; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="width: 300px; float: left; margin-right: 10px;">
<div style="padding: 0px 0px 5px; width: 298px;">
<div id="loadarea" style="margin-bottom: 5px; width: 298px;"><a href="http://mitrafm.com/wp-content/uploads/2009/07/1502557p.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-3294" title="1502557p" src="http://mitrafm.com/wp-content/uploads/2009/07/1502557p.jpg" alt="1502557p" width="298" height="225" /></a></div>
</div>
</div>
<p><strong></strong><strong>Kebanyakan perokok </strong>sudah tahu tentang bahaya merokok dan mau berhenti. Salah satu kekhawatiran para pecandu rokok, khususnya wanita, bila harus menghentikan kebiasaan buruknya adalah tubuh yang akan menjadi gemuk. Mitos yang keliru itu sering membuat nyali para perokok untuk berhenti menjadi ciut.</p>
<p>Bagaimana yang sebenarnya? &#8220;Secara kedokteran, tidak benar kalau berhenti merokok lantas tubuh jadi gemuk,&#8221; tegas dr.Ahmad Hudoyo, Sp.P (K). &#8220;Yang benar pada jam-jam tertentu rasa lapar meningkat, tapi karena kita merokok rasa nikmat merokok itu membuat kita lebih memilih rokok daripada makan,&#8221; paparnya.</p>
<p>Hal senada diungkapkan oleh dokter Tribowo T.Ginting, Sp.KJ dari RS.Persahabatan, Jakarta. Menurutnya, nikotin yang terkandung di rokok menghilangkan rasa lapar, sehingga ketika berhenti merokok penekan rasa lapar itu lepas dan orang pun ingin makan. &#8220;Orang yang berhenti merokok bisa saja berat badannya tetap atau justru naik, tergantung pola makannya,&#8221; kata dia.</p>
<p>Rasa lapar yang dialami para perokok pada awal proses penghentian rokok bisa diatasi dengan mengalihkan pikiran atau menyibukkan diri pada hal lain. Pada sebagian perokok yang berhenti memang ada kenaikan berat badan 5-10 pon, tetapi masih dalam batas normal. Selama diimbangi dengan pola makan yang sehat dan olahraga, berat badan bisa dijaga.</p>
<p>Semasa proses penghentian rokok, biasanya perokok akan merasakan gejala-gejala penarikan. Gejala ini merupakan tanda di mana badan sedang merawat dirinya sendiri. Biasanya tubuh akan merasa gelisah, pusing, muntah, tertekan, atau tidak bisa tidur. Namun, gejala-gejala ini akan berhenti setelah satu atau dua minggu. Jadi, tak ada lagi alasan untuk tetap berada dalam jeratan asap rokok. <strong>(kompas.com/ysf.mitra)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mitrafm.com/2009/07/stop-merokok-jadi-gemuk/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
